Kerinci, Bungotv.co – Harga biji kopi di pasar Internasional mengalami penurunan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini dipengaruhi oleh meningkatnya pasokan kopi dari Brazil, yang merupakan salah satu negara produsen utama kopi dunia. Untuk kopi jenis Robusta, harga di pasar dunia sebelumnya berada di angka 4.500 dolar Amerika per ton. namun saat ini turun menjadi 3.900 dolar amerika per ton. Sedangkan kopi jenis Arabika, mengalami penurunan harga hingga 13 persen.
Dengan harga terkini mencapai 343,63 dolar Amerika per pon, atau setara dengan sekitar 145 ribu rupiah per kilogram. penurunan harga tersebut turut berdampak terhadap aktivitas ekspor kopi asli Kerinci.
Salah seorang pedagang biji kopi di kota Sungai Penuh, Mulyadi mengatakan, pihaknya terpaksa menunda ekspor ke sejumlah negara, seperti Qatar, Kairo Mesir, Amerika Serikat, dan Jepang. Langkah ini diambil karena jika tetap melakukan ekspor di tengah harga yang menurun, akan berdampak pada menurunnya pemasukan, dan berujung pada kerugian dalam jumlah besar. Meski ekspor ke luar negeri ditunda, saat ini kopi asli Kerinci masih dipasarkan ke sejumlah daerah di dalam negeri, di antaranya ke Aceh, Medan, Bandung, serta ke daerah Bangka Belitung.
Sementara itu, untuk harga kopi di tingkat petani dan pedagang lokal di kabupaten Kerinci dan kota Sungai Penuh, masih terbilang stabil. Kisaran harga saat ini berada di angka 60 ribu hingga 62 ribu rupiah per kilogram. Sedangkan stok biji kopi saat ini berasal dari para petani di wilayah Kayu Aro, serta Renah Pemetik.
Penulis : Muliadi, Bungotv.









