Home / Batanghari / Ekonomi / Netizen / Sosial

Selasa, 13 Mei 2025 - 15:39 WIB

Peredaran Beras Oplosan, Warga Batanghari Temukan Beras Diduga Berbahan Plastik

Bungotv.co, Batanghari – Warga Desa Koto Boyo, Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batanghari, dihebohkan dengan penemuan beras yang diduga palsu atau sintetis. Temuan ini terjadi saat seorang warga hendak memasak nasi di rumahnya.

Warga mencurigai beras premium merek Cap Rambe yang dibelinya telah dioplos oleh oknum tidak bertanggung jawab. Kecurigaan muncul karena butiran beras terlihat berbeda dari beras asli—baik dari segi bentuk maupun warna.

Baco Jugo :   Jelang Pilkada 2024, Penyelenggara Pemilu Diharapkan Maksimalkan Proses Pencoklitan

Saat dimasak, beras yang diduga mengandung bahan plastik tersebut lebih cepat mengembang dan tampak kenyal, bahkan setelah nasi dalam keadaan dingin. Tak hanya itu, saat butiran beras dibakar, tercium aroma tak sedap yang semakin menguatkan dugaan bahwa beras tersebut bukanlah beras murni.

Menurut pengakuan warga, beras tersebut dibelinya dari salah satu toko di daerah setempat sekitar tiga hari yang lalu. Warga menduga beras yang dijual telah dicampur dengan beras sintetis.

Baco Jugo :   Pantauan Cuaca, BPBD Klaim Potensi Hujan Masih Terjadi di Musim Kemarau

Selama bertahun-tahun mengonsumsi beras, warga mengaku baru pertama kali menemukan beras dengan kondisi seperti ini. Atas kejadian ini, warga meminta pihak berwenang segera melakukan pengecekan dan menindaklanjuti temuan tersebut. Mereka khawatir, jika dikonsumsi terus-menerus, beras palsu ini dapat membahayakan kesehatan masyarakat.

Penulis : Agustian, Bungotv.

Share :

Baca Juga

Batanghari

Kejari Batang Hari Musnahkan Barang Bukti dari 51 Perkara, 27 Kasus Narkotika

Batanghari

Musim Kemarau, Perumda Batang Hari Pastikan Pasokan Air Bersih Masih Aman

Batanghari

Luas Lahan Terbakar di Batang Hari Bertambah Capai 54,22 Hektare

Batanghari

Lahan di Jalan Eks Arena MTQ Muara Bulian Terbakar

Batanghari

Diduga Cabuli Dua Anak Kandung, Pria di Batang Hari Ditangkap Polisi

Batanghari

Diduga Akibat Pembakaran Sampah, Lahan Kebun Sawit di Bajubang Laut Terbakar

Batanghari

Anjlok ke Rp2.800, Kini Harga TBS Naik Jadi Rp3.300 per Kilogram

Batanghari

Tapal Batas Batang Hari–Muaro Jambi Belum Tuntas