Home / Ekonomi / Sosial / Tanjung Jabung Barat

Jumat, 7 Februari 2025 - 17:19 WIB

Cuaca Ekstrem, Hasil Tangkapan Nelayan Berkurang

Bungotv.co, Tanjung Jabung Barat – Sebagian besar nelayan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengaku, sejak satu bulan terakhir merugi. Kondisi ini disebabkan oleh terjadinya anomali cuaca laut yang menyebabkan hasil tangkapan berkurang.

Salah seorang nelayan Parit Tiga Kampung Nelayan Kota Tungkal, Sigit, mengatakan biaya dalam sekali melaut untuk nelayan tradisional dengan kapasitas pompong bobot 4 GT membutuhkan seratus hingga seratus lima puluh ribu rupiah dalam sekali melaut. Kondisi ini sejak satu bulan terakhir tidak tertutupi sehingga nelayan merugi.

Baco Jugo :   Taekwondo Tanjab Barat Tuan Rumah Kejurprov dan Open Turnamen Bupati Cup
Salah seorang nelayan Parit Tiga Kampung Nelayan Kota Tungkal, Sigit

Meski demikian, nelayan tradisional terpaksa tetap melaut, demi mengadu peruntungan dengan harapan hasil tangkap yang besar. Namun terkadang apa yang diharapkan tidak sebanding antara hasil tangkap dan biaya yang dikeluarkan.

Sebelum terjadinya anomali perubahan cuaca ekstrem, sekali melaut nelayan tradisional bisa mendapatkan hasil 20 hingga 30 kilogram, namun saat ini hasil tangkapan hanya sekitar 5 sampai 10 kilogram.

Baco Jugo :   Pantauan Harga Pasar, Harga Cabai Merah Sempat Menyentuh Angka 100 Ribu Per Kilogram

Anomali cuaca yang terjadi akhir-akhir ini, menyebabkan beberapa jenis ikan hilang di pasaran seperti ikan bawal, kurau, senangin, dan kembung. Namun untuk jenis udang masih banyak di pasaran. Ini juga menyebabkan meningkatnya harga jual di pasar-pasar tradisional.

Penulis : Ardyan Saputra, Bungotv.

Share :

Baca Juga

Tanjung Jabung Barat

Nasib Nelayan 61 Tahun yang Hilang Saat Pasang Jaring di Sungai Pengabuan 

Tanjung Jabung Barat

DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna Keempat, Sahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Bungo

Harga Cabai dan Bawang Merah di Bungo Turun

Sosial

Bupati Tebo Serahkan 300 Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu

Bungo

Jelang Tahun Ajaran Baru, Toko Buku di Muara Bungo Diserbu Pembeli

Bungo

Wabup Bungo Pimpin Rapat TPID, Cabai dan Bawang Merah Masih Jadi Pemicu Inflasi

Jambi

Peringati 10 Muharram, Al Haris Santuni 2.000 Anak Yatim dan Difabel

Kesehatan

BPOM Hentikan Operasional Dua Apotek di Tanjab Barat, Diduga Edarkan Samcodin Tanpa Dokumen Resmi