Bungotv.co, Batanghari – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana/Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Batanghari mencatat adanya sejumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Dari total tersebut, yang paling dominan adalah kekerasan seksual terhadap anak perempuan, sementara pada laki-laki didominasi oleh kekerasan fisik.
Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Batanghari mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Berdasarkan data dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana/Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) setempat, hingga saat ini tercatat 60 kasus.
Kepala UPTD PPA DPPKBP3A Kabupaten Batanghari, Neneng Eva Anggraini, mengatakan bahwa dari 60 kasus tersebut, 20 di antaranya merupakan kasus kekerasan terhadap perempuan dan 37 kasus kekerasan terhadap anak-anak. Rinciannya, terdapat 15 kasus kekerasan terhadap anak laki-laki dan 22 kasus terhadap anak perempuan. Kekerasan seksual mendominasi kasus pada anak perempuan, sementara pada anak laki-laki lebih banyak terjadi kekerasan fisik.
Neneng menambahkan bahwa faktor penyebab kekerasan terhadap perempuan antara lain adalah adanya kedekatan yang tidak wajar antara anak dan orang tua, yang memicu terjadinya pelecehan. Sementara itu, untuk kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), faktor ekonomi menjadi penyebab utama.
Penulis : Agustian, Bungotv.









