Bungotv.co, Tanjung Jabung Barat – Pengamanan intensif dan bertahap merupakan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Polres Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar). Pengamanan pada Pilkada dilakukan secara gabungan, melibatkan personel TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan. Hal ini dikarenakan beberapa daerah di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dianggap rawan konflik.

Kapolres Tanjabbar, AKBP Agung Basuki, menyatakan bahwa semua proses tahapan Pilkada di Tanjabbarat telah berjalan sesuai aturan dan maksimal, baik dari KPU maupun Bawaslu. Masa pendaftaran pasangan calon (paslon) juga berjalan aman dan kondusif. Namun, sejumlah tahapan memerlukan pengamanan yang melekat untuk memastikan keamanan Pilkada 2024.
Kapolres Agung mengungkapkan bahwa terdapat tiga kecamatan dengan potensi rawan konflik, yaitu Kecamatan Merlung, Pengabuan, dan Kecamatan Tungkal Ilir. Dalam pengamanan Pilkada ini, sebanyak 447 personel gabungan diterjunkan. Status rawan di tiga kecamatan tersebut bisa berubah, karena ini hanya pemetaan awal. Namun, kategori rawan ini akan mendapatkan penebalan petugas keamanan dan upaya penurunan tensi di kalangan masyarakat dengan melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Penulis ; Ardyan Saputra, Bungo TV.









