BATANG HARI, Bungotv.co – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang Hari memetakan empat kecamatan dengan risiko tinggi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pemetaan ini menjadi dasar penguatan langkah pencegahan menjelang musim kemarau.
Kepala BPBD Batang Hari, Solihin, mengatakan empat kecamatan tersebut yakni Maro Sebo Ulu, Muara Bulian, Pemayung, dan Bajubang. BPBD menetapkan keempat wilayah itu sebagai prioritas pengawasan. Petugas sering menemukan kasus karhutla di wilayah tersebut setiap tahun.
Selain itu, keempat kecamatan memiliki kawasan perkebunan dan hutan yang cukup luas. Kawasan tersebut mencakup lahan milik masyarakat maupun perusahaan.
“Empat kecamatan ini menjadi perhatian khusus karena tingkat kerawanannya cukup tinggi,” kata Solihin belum lama ini.
BPBD terus menjalankan berbagai langkah pencegahan. Petugas menggelar sosialisasi kepada masyarakat dan pelaku usaha. BPBD juga menjalin kerja sama dengan perusahaan serta kelompok masyarakat peduli api. Kolaborasi ini bertujuan menekan potensi kebakaran sejak dini.
Petugas mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Cara tersebut masih menjadi penyebab utama karhutla di sejumlah wilayah. Selain sosialisasi, BPBD menyiapkan berbagai peralatan pemadaman untuk menghadapi musim kemarau.
Petugas berharap masyarakat ikut berperan aktif menjaga lingkungan. Langkah tersebut penting untuk mencegah kerugian akibat kebakaran hutan dan lahan.
Penulis: Rudi









