Home / Nusantara

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Kemnaker Fasilitasi Pelatihan Disabilitas, Karyanya Tampil di Trade Expo Indonesia

Kemnaker Fasilitasi Pelatihan Disabilitas, Karyanya Tampil di Trade Expo Indonesia

Kemnaker Fasilitasi Pelatihan Disabilitas, Karyanya Tampil di Trade Expo Indonesia

Tangerang — Karya penyandang disabilitas berupa tas, dompet, dan aneka kerajinan tampil dalam Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, pada 14–18 Oktober 2026. Sejumlah produk tersebut bahkan telah menembus pasar ekspor melalui pendampingan Rumah Kreatif, mitra Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dalam pemberdayaan penyandang disabilitas.

Capaian tersebut menunjukkan potensi penyandang disabilitas untuk menghasilkan produk bernilai ekonomi dan menjangkau pasar yang lebih luas. Untuk membuka lebih banyak peluang serupa, Kemnaker memfasilitasi pelatihan bagi penyandang disabilitas melalui Balai Perluasan Kesempatan Kerja (BPKK) Bekasi.

Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK) Kemnaker, Sugeng Heri Suseno, mengatakan pelatihan perlu dirancang sesuai kebutuhan peserta agar keterampilan yang diperoleh dapat dimanfaatkan untuk bekerja maupun berwirausaha.

Baco Jugo :   Jelang Penutupan MagangHub Batch III, Kemnaker Imbau Peserta, Mentor, dan Operator Lengkapi Tahapan Akhir

“Peran utama Kemnaker adalah memastikan teman-teman disabilitas mendapatkan pelatihan terstruktur agar memiliki keterampilan yang dibutuhkan pasar kerja. Sasarannya jelas, yaitu mengurangi tingkat pengangguran disabilitas dan mendorong kemandirian mereka,” ujar Sugeng dalam siaran pers Biro Humas Kemnaker, Rabu (14/10/2026).

Untuk mendukung penyelenggaraan pelatihan yang lebih inklusif, Kemnaker tengah membangun Balai Latihan Kerja (BLK) Khusus Penyandang Disabilitas di BPKK Bekasi, Jawa Barat. Balai ini dirancang agar peserta dapat belajar dalam lingkungan yang aksesibel dengan fasilitas dan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Fasilitas yang disiapkan meliputi jalur landai, lift, jalur pemandu bagi penyandang tunanetra, serta toilet yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Balai ini juga akan dilengkapi Digital Skills Lab untuk pelatihan pemrograman berbasis kecerdasan buatan, Batik & Craft Studio untuk pengembangan keterampilan kriya, serta Laboratorium Terapi Sensori sebagai sarana pendukung pembelajaran.

Baco Jugo :   Kemnaker Mulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4, Diikuti 12.128 Peserta

“Semua ruang kelas dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan penyandang tunarungu, tunanetra, tunadaksa, maupun disabilitas intelektual,” kata Sugeng.

Selain menyiapkan fasilitas pelatihan, Kemnaker mengembangkan kemitraan dengan berbagai pihak yang telah mendampingi penyandang disabilitas dalam kegiatan produktif, sehingga perajin disabilitas mampu menghasilkan produk berstandar internasional.

Ke depan, Kemnaker akan memperluas pelatihan berbasis kompetensi dan pendampingan kerja bagi penyandang disabilitas ke berbagai daerah. Langkah ini diharapkan membuka akses yang lebih luas terhadap pekerjaan layak sekaligus mendukung penyandang disabilitas mengembangkan usaha secara mandiri.

Share :

Baca Juga

Bungo

Rumah Singgah Baznas Bungo di Kota Padang Diresmikan, Bupati Dedy: Untuk Bantu Warga Berobat

Nusantara

Menjaga Harapan di Perairan Anak Krakatau: Tidak Ada Berita yang Seharga dengan Nyawa Manusia

Bungo

Puluhan Hektar Sawah di Teluk Panjang Kekeringan, Petani Harap Bantuan Pompa Air

Nusantara

Batik Khas Kerinci Hadir dengan Nuansa Kemerdekaan

Nusantara

Gudang Penyimpanan Minyak di Bungo Ludes Terbakar

Nusantara

Sebanyak 179 ASN di Bungo Pensiun Tahun Ini, Afrizal: Guru 93 Orang

Nusantara

TMMD Ke-129 Tak Hanya Bangun Desa, Kodim 0416/Bungo Tebo Salurkan 100 Paket Sembako

Nusantara

Dewan Ancam Sanksi Tegas SPBU Nakal, Pengiriman BBM Bisa Dihentikan