Tanjung Jabung Timur, Bungotv.co – Bupati dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur menerima kunjungan kerja reses Anggota Komisi V DPR RI, H. A. Bakri beserta rombongan, di Aula Rumah Dinas Bupati, Jumat 27 Februari 2026.
Kunjungan reses Anggota DPR RI dalam rangka masa persidangan III Tahun 2025–2026 tersebut dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur untuk menyampaikan sejumlah usulan percepatan pembangunan infrastruktur strategis di daerah. Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua dan Anggota DPRD Tanjab Timur, para Kepala OPD, Camat, serta seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Dalam sambutannya, Bupati Tanjab Timur Hj. Dillah Hikmah Sari mengapresiasi kehadiran H. A. Bakri bersama Balai Wilayah Sumatra dan perwakilan dari tiga kementerian sekaligus, yaitu Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta Kementerian Perhubungan.
Dillah menyampaikan Kabupaten Tanjung Jabung Timur saat ini masih menjadi kabupaten dengan tingkat kemiskinan tertinggi se-Provinsi Jambi, dengan Indeks Pembangunan Manusia terendah dan angka stunting yang masih tinggi.
Ia berharap melalui dukungan Anggota DPR RI, percepatan pembangunan di Tanjab Timur dapat segera terwujud, terutama di sektor infrastruktur dasar.
Kehadiran Anggota DPR RI dari Partai PAN Haji Bakri bersama rombongan dari kementerian menjadi momentum penting bagi kami untuk menyampaikan langsung berbagai kebutuhan prioritas daerah, terutama terkait infrastruktur jalan, sumber daya air, dan perumahan.
“Tanjung Jabung Timur masih daerah termiskin sampai saat ini se-Provinsi Jambi, IPM-nya terendah, stunting-nya tertinggi. Mungkin itu karena infrastruktur di Tanjung Jabung Timur yang menyebabkan kita termiskin tertinggi dan stunting tertinggi, karena kita di daerah pesisir. Permasalahan drainasenya, permasalahan air bersih, kemudian permasalahan sanitasinya, rata-rata masyarakat WC-nya WC cemplung. Kawasan itu memang harus terintegrasi di Tanjung Jabung Timur yang membuat daerah kami termiskin, salah satunya itu WC-nya WC cemplung,” ujar Dillah Hikmah Sari.
Dalam sambutannya, Haji Bakri menegaskan komitmennya untuk membantu Kabupaten Tanjung Jabung Timur mendapatkan dukungan anggaran dari APBN. Ia menyebutkan Tanjab Timur memiliki potensi besar di sektor perkebunan, perikanan, dan pertanian, namun masih menghadapi tantangan serius terkait infrastruktur, terutama kondisi jalan penghubung antar kecamatan dan akses menuju sentra produksi masyarakat.
“Anggaran transfer daerah apa pun bentuknya untuk kabupaten, kota ataupun provinsi itu sangat kecil, boleh dikatakan tidak ada. Jadi para bupati, wakil bupati, dan gubernur berbondong-bondong ke Jakarta, mungkin salah satu anggaran yang bisa kita rebut, kita usahakan adalah anggaran APBN, karena anggaran-anggaran ini banyak yang turun langsung dari kementerian, dari pusat langsung berbentuk Inpres dan semuanya. Maka dari itu Tanjung Jabung Timur ini menjadi sumber-sumber prioritas saya untuk mendorong APBN sebanyak mungkin,” ujar H. A. Bakri.
Kunjungan reses ini diharapkan menjadi langkah awal sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Tanjung Jabung Timur.
Penulis: Suryanta, Bungotv.









