Muaro jambi, Bungotv.c0 – Sempat viral sebuah video di media sosial yang menampilkan jeritan minta tolong dari dalam sebuah mobil boks di gerbang Tol Sebapo, kabupaten Muaro Jambi. Video tersebut sempat menghebohkan warganet, banyak pihak menduga peristiwa tersebut berkaitan dengan kasus dugaan perdagangan orang. Namun, setelah dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian, dugaan tersebut dipastikan tidak benar. Kapolres Muaro Jambi melalui kapolsek Mestong, Iptu Hengki Lesmana, mengungkapkan bahwa orang yang terdengar meminta pertolongan dalam video viral tersebut bukan korban perdagangan manusia, melainkan sopir dari truk boks itu sendiri.
Menurut keterangan polisi, sebelum kejadian viral, sopir dan karnet mobil boks tersebut terlibat perselisihan. Dalam situasi yang belum diketahui secara pasti penyebabnya, sang kernet kemudian mengurung sopir di dalam boks mobil. Karena merasa terancam dan ingin menyelamatkan diri, sopir berusaha memberontak dengan cara berteriak meminta pertolongan kepada orang-orang di luar kendaraan, yang kemudian direkam dan menyebar luas di media sosial.
Kapolsek menegaskan video yang viral itu bukan indikasi tindak pidana perdagangan orang. Melainkan murni akibat cekcok antara sopir dan kernet. Diketahui, mobil boks tersebut mengangkut buah durian dari Jambi menuju Palembang. Setelah kendaraan diberhentikan, kernet akhirnya bersedia membuka pintu belakang mobil, sehingga sopir bisa keluar dari dalam boks. Usai kejadian, kedua pihak sepakat tidak menempuh jalur hukum. Sopir melanjutkan perjalanan, sementara kernet ditinggalkan di lokasi. Hingga saat ini, baik sopir maupun kernet tidak membuat laporan resmi ke Mapolsek Mestong.
Penulis : Amrizal Fadli, Bungotv.









