Bungotv.co, Muara Bungo – Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah pemberian bantuan senilai Rp9,5 miliar kepada Kabupaten Bungo. Bantuan untuk Kabupaten Bungo mencakup kegiatan Oplah Rawa Tahun 2024 seluas 630 ha dengan nilai Rp2 miliar 898 juta, Oplah Rawa Tahun 2025 seluas 326 ha dengan nilai Rp1 miliar 499 juta, Oplah Nonrawa Tahun 2025 seluas 1.000 ha dengan nilai Rp4 miliar 600 juta, serta SID Cetak Sawah Tahun 2025 seluas 915 ha dengan nilai Rp594 juta.
Hal tersebut dilakukan pada kegiatan Tanam Padi Sawah MT. III dan penyerahan alat panen combine harvester di Kabupaten Bungo, bertempat di Dusun Bukit Sari, Kecamatan Jujuhan Ilir, Kabupaten Bungo.
Selain itu, Gubernur Al Haris juga memberikan bantuan benih untuk Kabupaten Bungo seluas 3.790 hektare, meliputi benih padi Hutrizinc seluas 500 hektare, benih padi inbrida kegiatan reguler seluas 1.947 hektare, benih padi inbrida kegiatan Oplah seluas 559 hektare, dan benih padi lahan kering seluas 784 hektare. Juga diserahkan 2 unit combine harvester untuk Kelompok Tani Serbaguna Dusun Bukit Sari dan Kelompok Tani Bekarya Dusun Bukit Sari, Kecamatan Jujuhan Ilir.

Dalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat ketahanan pangan, sejalan dengan program nasional untuk mencapai swasembada. Ia juga menekankan pentingnya partisipasi aktif para petani dalam menyampaikan kendala yang mereka hadapi di lapangan.
Gubernur Al Haris juga mengatakan, pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran besar untuk mendukung sektor pertanian ini, termasuk penyediaan benih, alat pertanian, dan pupuk.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Al Haris juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Jujuhan Ilir yang tetap mempertahankan lahan sawah di tengah gencarnya ekspansi kebun kelapa sawit.
Penulis : Reza Fender Rizky, Bungotv.









