Bungotv.co, Batanghari – Meskipun produktivitas budidaya ikan di Batanghari setiap tahunnya mampu menghasilkan 1,5 ton ikan jenis nila, patin, dan lele dari setiap kolam maupun keramba milik pembudidaya, namun hal ini dinilai masih belum maksimal. Beberapa persoalan masih dihadapi, terutama dalam hal penyediaan pakan dan benih ikan berkualitas.
Untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah daerah akan berupaya menciptakan benih dan pakan secara mandiri.
Kepala Bidang Produksi Ikan Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Batanghari, Andi, mengatakan bahwa saat ini baru sedikit kelompok budidaya ikan yang mampu mengelola pakan secara mandiri. Oleh karena itu, upaya ini perlu diperluas agar dapat meningkatkan frekuensi panen dari tiga kali menjadi empat kali dalam setahun.
Andi menambahkan, apabila pengelolaan perikanan ini berjalan dengan baik, maka kebutuhan ikan di Batanghari diyakini dapat terpenuhi sebagai bagian dari upaya mewujudkan program ketahanan pangan.
Penulis : Agustian, Bungotv.









