Bungotv.co, Batanghari – Terkait adanya temuan beras oplosan yang diduga berbahan sintetis pada beberapa pekan terakhir, Pemerintah Kabupaten Batanghari memberikan imbauan untuk dilakukan penghentian sementara penjualan beras merek Rambe.
Kabid Perdagangan Disdagkop UKM Batanghari, Edi Sabara, mengatakan bahwa penghentian penjualan beras merek Rambe itu hanya bersifat sementara, yang diberlakukan bagi seluruh toko maupun swalayan di wilayah Batanghari, sampai ada tindak lanjut pemeriksaan terhadap kandungan beras yang diduga oplosan tersebut.

Untuk diketahui, beras oplosan itu pertama kali ditemukan oleh seorang ibu rumah tangga bernama Lilis, warga Desa Koto Boyo, Kecamatan Bathin 14. Saat ini pihak kepolisian telah mengambil sampel untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Bahkan, pemerintah setempat juga turun langsung mengecek ke rumah Ibu Lilis serta toko tempat beras tersebut dibeli.
Penulis : Agustian, Bungotv.









