Home / Bungo / Nasional

Kamis, 24 April 2025 - 16:44 WIB

Perbaikan Jalan Nasional: Jalur Sumbar–Jambi Mulai Ditimbun, Akses Masih Buka-Tutup

Bungotv.co, Muara Bungo – Inilah kondisi terkini Jalan Lintas Sumatera KM 60, di mana proyek pembangunan box culvert sebagai pengganti Jembatan Bailey telah memasuki tahap penimbunan. Pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) telah merampungkan salah satu bagian culvert dan saat ini tengah melakukan pengisian tanah untuk membentuk badan jalan.

Meski demikian, sistem buka-tutup masih diberlakukan untuk mengatur arus kendaraan yang melintas. Tingginya aktivitas proyek ditambah dengan pengecekan kondisi Jembatan Bailey menyebabkan kemacetan tidak terhindarkan di kawasan tersebut.

Baco Jugo :   Spesialis Bongkar Rumah Diringkus, Residivis Keluar Masuk Penjara

Di waktu yang bersamaan, PUPR BPJN juga telah memulai pembangunan turap beton di depan PT Starubber. Lokasi ini merupakan titik longsor yang terjadi pada Februari 2024 lalu, dan pengerjaan baru dimulai pada pekan ini.

Baco Jugo :   Kasus Korupsi Pajak Kendaraan, Kejari Bungo Tetapkan Tersangka 1 ASN dan 3 Honorer Samsat Bungo

Dari pantauan di lapangan, kemacetan terjadi hingga beberapa kilometer, baik dari arah Sungai Rumbai maupun dari arah Bungo. Masyarakat dan pengguna jalan berharap proses perbaikan ini dapat diselesaikan secepatnya demi kelancaran arus lalu lintas di jalur utama penghubung dua provinsi ini.

Penulis : Tim Redaksi, Bungotv.

 

Share :

Baca Juga

Bungo

Perkuat Fungsi Pengawasan, Kantor Imigrasi Bungo Gelar Operasi Wirawaspada Keimigrasian

Bungo

Kabar Gembira! Batik Air Segera Mendarat di Bandara Muara Bungo, Bupati Tandatangani MoU dengan Lion Group

Bungo

Pria Asal Bengkulu Ditemukan Meninggal di Bungo

Jambi

KPID Provinsi Jambi Sambut Kunjungan Sum Indra

Jambi

Gubernur Al Haris Lepas Bantuan Kemanusiaan Rp 4,5 Miliar

Bungo

Kebersihan SPPG Yayasan Bina Generasi Perlu di Tiru

Bungo

Polisi Amankan Puluhan Remaja Dari Dua Kabupaten

Bungo

Bupati Dedy Putra Buka Pelatihan Siap Kerja 2025