Bungotv.co, Tebo – Angka kemiskinan di Kabupaten Tebo menunjukkan penurunan tahun ini dibandingkan tahun lalu, sementara garis kemiskinan mengalami peningkatan.
Bappeda dan Litbang Tebo mengungkapkan bahwa berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tebo, angka kemiskinan di kabupaten ini mengalami penurunan. Kabid Pemerintahan Sosial Budaya dan SDA Bappeda dan Litbang Tebo, Wijang Mahakso, melaporkan bahwa persentase angka kemiskinan di Tebo turun dari 6,46 persen tahun lalu menjadi 6,12 persen tahun ini. Angka kemiskinan ekstrem juga mengalami penurunan dari 0,40 persen menjadi 0,36 persen.
Wijang menjelaskan bahwa BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar dalam menetapkan angka kemiskinan, yang berbeda dari pengukuran berdasarkan kebutuhan makanan, yang digunakan untuk menentukan garis kemiskinan.
Di sisi lain, garis kemiskinan di Kabupaten Tebo pada tahun 2024 mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu. Pada tahun 2023, pendapatan per kapita per bulan tercatat sebesar Rp 523.310, sedangkan tahun ini meningkat menjadi Rp 590.573 per kapita per bulan.
Kenaikan garis kemiskinan ini dipengaruhi oleh harga barang pokok di daerah tersebut, yang mengalami peningkatan terutama selama periode inflasi.
Sumber : jambitv.disway.id









