Home / Muaro Jambi / Pemerintahan

Sabtu, 10 Agustus 2024 - 17:38 WIB

Ribuan Randis Tak Bayar Pajak: Dewan Minta Pemkab Segera Benahi

Ribuan Randis Tak Bayar Pajak

Ribuan Randis Tak Bayar Pajak

Bungotv.co, Muaro Jambi – Ribuan kendaraan dinas (randis) di Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menunggak bayar pajak. Setidaknya ada 1.500 kendaraan, baik roda empat maupun roda dua, yang belum membayar pajak. Ketua Komisi I DPRD Muaro Jambi, Ulil Amri, mengungkapkan bahwa hingga Agustus 2024, data dari Samsat Muaro Jambi menunjukkan 1.500 unit kendaraan yang digunakan ASN Kabupaten Muaro Jambi menunggak pajak.

Baco Jugo :   Kendaraan Rusak, Kemacetan Panjang hingga 3 Kilometer di Jalur Lintas Timur
Ketua Komisi I DPRD Muaro Jambi, Ulil Amri.

Ulil Amri meminta pemerintah bersinergi dan berkolaborasi dengan Samsat untuk menangani masalah ini. Menurutnya, tidak semua kendaraan yang menunggak pajak masih beroperasi; beberapa bahkan sudah rusak atau tidak lagi dikuasai oleh Pemkab Muaro Jambi. Ia menegaskan pentingnya penanganan segera terhadap aset kendaraan bermotor yang belum membayar pajak, yang juga dapat menjadi pemasukan bagi daerah.

Baco Jugo :   HUT Kota Jambi ke-79, Wali Kota Maulana Tegaskan Kebersamaan dan Semangat Kolaborasi

Muaro Jambi, Amrizal Fadli, Bungo TV.

Share :

Baca Juga

Muaro Jambi

Bupati BBS Lantik Pengurus Yayasan Pseko Melayu Jambi, Dorong Pelestarian Budaya Melayu

Muaro Jambi

Bupati BBS Tinjau Korban Kebakaran di Desa Sogo, Salurkan Bantuan Darurat

Muaro Jambi

Bupati BBS Tinjau Infrastruktur Pendidikan, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Fasilitas Sekolah

Muaro Jambi

Bupati BBS Fokus Bangun Konektivitas Jalan untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Muaro Jambi

Muaro Jambi

Bupati Bambang Bayu Suseno Resmikan Jembatan Bentari, Hasil Gotong Royong Warga Betung

Muaro Jambi

Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan, Wabup Jun Mahir Lantik 183 Kepala TK, SD, dan SMP

Muaro Jambi

Potret Buram Pendidikan di Muaro Jambi: SDN 232 Tanjung Lebar Krisis Guru dan Ruang Kelas

Muaro Jambi

Ironi di Muaro Jambi: Belasan Tahun Dua Dusun Gelap Gulita, Anak-Anak Belajar di Bawah Kepulan Asap Solar