Bungotv.co, Kota Jambi – Universitas Dinamika Bangsa (UNAMA) kembali mempertegas komitmennya dalam memberdayakan perekonomian lokal melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Kali ini, sinergi yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) tahun pendanaan 2026 ini menyasar UMKM Sabun Batanghari River yang berlokasi di Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi. Program inovatif ini bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja produksi, manajemen keuangan, hingga daya saing pemasaran melalui digitalisasi terpadu.

Tim pengabdian ini dikomandoi oleh Irfan Hassandi, selaku Ketua Pengusul, bersama dua anggota pelaksana lainnya, yakni Mardiana. R (pakar Manajemen Keuangan) dan Widyadhana Candraningtias (pakar Manajemen Operasional). Turut serta dalam menyukseskan program ini adalah dua mahasiswa UNAMA, yakni Putri Indri Fitria Ningrum dan Reynhard Laurent Yunata.

Dalam pelaksanaannya, tim UNAMA mengidentifikasi kendala utama mitra yang masih memproduksi sabun pembersih secara manual dan belum memiliki pencatatan keuangan maupun strategi pemasaran digital yang memadai. Menyikapi hal tersebut, UNAMA menghadirkan dukungan bahan baku berupa ethanol, serta solusi teknologi alat produksi seperti mesin pengaduk sabun dan cairan, mesin pengaduk dengan rangka, bor listrik untuk modifikasi pengadukan benih sabun, mesin pump untuk memindahkan cairan, drum tangki multifungsi untuk pengadukan dan penyimpanan, hingga penyediaan botol packing untuk kemasan baru.

Ketua Tim Pengabdian, Irfan Hassandi, menekankan pentingnya membangun identitas merek di era disrupsi digital saat ini. “Pemasaran di era sekarang menuntut UMKM untuk lebih melek digital. Melalui pelatihan dan pendampingan pembuatan konten di platform TikTok, Instagram, hingga ekspansi ke e-commerce Shopee, kami ingin Sabun Batanghari River memiliki identitas merek yang kuat. Redesain menggunakan botol packing untuk kemasan baru juga kami lakukan agar produk ini memiliki visual menarik yang kompetitif di kancah nasional,” ungkap Irfan.

Dari sisi pengelolaan finansial, pencatatan keuangan yang kerap bercampur dengan kebutuhan pribadi menjadi perhatian khusus. Menanggapi hal tersebut, Mardiana. R memberikan edukasi intensif terkait pemisahan aset serta implementasi pencatatan keuangan berbasis digital. “Aspek krusial yang sering menjadi batu sandungan UMKM adalah manajemen kas dan perhitungan biaya. Melalui pelatihan penggunaan software MYOB, kami membekali pelaku usaha agar mampu mencatat transaksi secara rapi, menyusun laporan keuangan rutin bulanan, dan menghitung Harga Pokok Produksi (HPP) secara presisi agar margin usaha lebih optimal,” papar Mardiana.

Lebih lanjut, untuk memastikan kelancaran rantai pasok dan kualitas, pembenahan pada lini operasional juga dilakukan oleh Widyadhana Candraningtias. Ia menjelaskan bahwa intervensi teknologi tepat guna akan mendongkrak efisiensi secara signifikan. “Secara operasional, kami mengevaluasi inefisiensi akibat pengerjaan yang serba manual. Dengan pengadaan alat seperti mesin pengaduk berkerangka, modifikasi bor listrik, serta mesin pump pemindah cairan, kita tidak hanya mempercepat proses produksi sabun, tetapi juga memproyeksikan lonjakan kapasitas hingga 15-20 persen dengan proses yang lebih termanajemen dengan baik,” jelas Widyadhana.
Pemilik UMKM Sabun Batanghari River, M. Arif Zuhri R., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya program pengabdian masyarakat ini. Pihaknya merasa sangat terbantu dengan pasokan ethanol, pengadaan peralatan canggih, serta serangkaian pendampingan berkelanjutan yang diberikan, mulai dari cara berpromosi kekinian hingga pencatatan sistem keuangan secara akurat.
Melalui dukungan penuh dari Kemendikti Saintek, UNAMA berharap UMKM Sabun Batanghari River dapat menjadi percontohan bagi industri mikro lainnya di Provinsi Jambi. Integrasi ekosistem manufaktur yang modern dan transformasi digital ini diyakini mampu menaikkan kelas UMKM secara mandiri, sekaligus menopang laju pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja di tingkat lokal.








