BATANG HARI, Bungotv.co – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang Hari mencatat lonjakan permintaan pembuatan dan perubahan data E-KTP sepanjang tahun 2026. Tingginya permintaan tersebut membuat persediaan blanko E-KTP mulai menipis.
Saat ini, Disdukcapil Batang Hari hanya memiliki sisa 7.564 keping blanko E-KTP. Jumlah tersebut terus berkurang setiap hari seiring meningkatnya kebutuhan pelayanan administrasi kependudukan masyarakat.
Kepala Disdukcapil Batang Hari, Reflizer, mengatakan pihaknya melayani sekitar 150 hingga 250 pemohon setiap hari kerja. Permohonan tersebut meliputi pembuatan E-KTP baru, perubahan data kependudukan, hingga penggantian kartu yang rusak.
Menurut Reflizer, tingginya permintaan tidak hanya berasal dari warga yang membuat E-KTP baru. Pemecahan rukun tetangga (RT) di sejumlah wilayah juga mendorong masyarakat melakukan perubahan data administrasi kependudukan.
“Setiap hari kami melayani ratusan pemohon. Karena itu, kebutuhan blanko E-KTP terus meningkat,” ujar Reflizer.
Untuk mengantisipasi kekurangan blanko, Disdukcapil Batang Hari telah mengajukan penambahan pasokan kepada pemerintah pusat. Instansi tersebut memperkirakan kebutuhan tambahan blanko mencapai 15 ribu keping.
Penambahan pasokan dinilai penting agar pelayanan administrasi kependudukan tetap berjalan optimal dan tidak menghambat kebutuhan masyarakat dalam mengurus dokumen identitas.
Meski stok blanko mulai menipis, Disdukcapil Batang Hari memastikan pelayanan pembuatan E-KTP masih berjalan normal sambil menunggu realisasi tambahan pasokan dari pemerintah pusat. (*)









