Tebo, Bungotv.co — Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh Komisi I DPRD Kabupaten Tebo dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I. RDP ini menghadirkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo, serta pihak SMP Negeri 22 Tebo, termasuk Kepala Sekolah dan dewan guru, untuk membahas dan mencari solusi atas permasalahan kekerasan yang terjadi di lingkungan sekolah tersebut.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tebo, Yuzep Herman, menyampaikan bahwa RDP ini digelar sebagai bentuk tanggung jawab nyata dari pihak DPRD dalam menyikapi permasalahan yang terjadi di dunia pendidikan. Focus utama pertemuan ini adalah terkait insiden kekerasan yang melibatkan sejumlah siswa SMP Negeri 22 Tebo pada 13 Mei lalu.
Ketua Komisi I menegaskan, apabila nantinya diperlukan, DPRD Tebo siap untuk mengeluarkan rekomendasi resmi kepada pihak-pihak terkait, baik kepada pihak sekolah, Dinas Pendidikan, maupun aparat penegak hukum.
Meskipun proses penyelesaian di tingkat sekolah disebut telah dilakukan, namun permasalahan ini dinilai belum sepenuhnya tuntas. Hal tersebut dikarenakan salah satu pihak dari keluarga korban belum menandatangani kesepakatan damai dan lebih memilih untuk menempuh jalur hukum.
Hadianto, Tebo, Bungotv.









