Muara Bungo, Bungotv.co – Fenomena kemerosotan moral di kalangan remaja menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bungo. Menanggapi tantangan tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bungo memperkuat implementasi program literasi Al-Qur’an sebagai instrumen utama pembentukan karakter bagi siswa di tingkat sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.
Dalam rapat koordinasi yang digelar pada Kamis( 09/04), dipaparkan bahwa arus informasi digital yang tidak terfilter telah berdampak pada pergeseran etika dan perilaku generasi muda. Program literasi ini hadir bukan sekadar sebagai aktivitas membaca, melainkan sebagai upaya sistematis untuk menanamkan nilai-nilai luhur di tengah hantaman modernitas.
Program ini akan diterapkan melalui beberapa mekanisme teknis di lingkungan sekolah, di antaranya, mengalokasikan waktu khusus sebelum memulai kegiatan belajar mengajar untuk tadabbur dan pemahaman makna Al-Qur’an, menyelipkan nilai-nilai akhlakul karimah ke dalam interaksi sosial di sekolah guna mencegah perundungan (bullying) dan kenakalan remaja, serta melakukan evaluasi terhadap perkembangan karakter siswa melalui sinergi antara guru agama dan wali kelas.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Anna Lukita, menyampaikan harapannya agar terdapat hasil dan pencapaian signifikan dalam pembentukan karakter seluruh siswa dan siswi di Kabupaten Bungo. Selain itu, diharapkan tidak ada lagi siswa yang buta aksara Al-Qur’an, serta mereka lebih mencintai dan mampu mengimplementasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapannya agar terdapat hasil dan pencapaian signifikan dalam pembentukan karakter seluruh siswa dan siswi di Kabupaten Bungo. Selain itu, diharapkan tidak ada lagi siswa yang buta aksara Al-Qur’an, serta mereka lebih mencintai dan mampu mengimplementasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Anna Lukita.
Penulis: Anesa, Bungotv.








