Muara Bungo, Bungotv.co – Puluhan tenaga outsourcing kebersihan RSUD H. Hanafie menemui jalan buntu saat mediasi. Para pekerja tersebut akhirnya mengadukan nasib mereka ke Bupati Dedy Putra.
Mediasi puluhan pekerja outsourcing kebersihan di RSUD H. Hanafie yang dilakukan di Kantor Disnakertrans menemui jalan buntu. Sehingga para pekerja mengadukan nasib mereka langsung ke Bupati Bungo Dedy Putra. Para pekerja menyampaikan aspirasi mereka soal besaran gaji yang tidak sebanding dengan jam kerja hingga 12 jam per hari, sementara gaji yang diterima hanya Rp1.300.000.
Bupati Bungo Dedy Putra menanggapi permasalahan ini memastikan akan mencari solusi terbaik dengan memanggil semua instansi terkait. Ia pun meminta para pekerja tidak lagi melakukan aksi mogok kerja agar pelayanan kebersihan di RSUD H. Hanafie kembali berjalan normal.
“Menanggapi permasalahan ini, kami akan mencari solusi terbaik dengan memanggil seluruh instansi terkait. Kami juga meminta para pekerja untuk tidak lagi melakukan aksi mogok kerja agar pelayanan kebersihan di RSUD H. Hanafie dapat kembali berjalan normal,” ujar Dedy Putra.
Penulis: Aga Prawira, Bungotv.









