Bungotv.co, Muara Bungo – Pasca launching Program Sawit Rakyat (Prowitra), Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bungo memastikan bahwa data penerima program ini masih dalam proses verifikasi dan validasi oleh para penyuluh lapangan. Dalam proses validasi ini, dipastikan tidak ada intervensi dari pihak mana pun.
Bupati Bungo, Dedi Putra, secara resmi telah meluncurkan Program Sawit Rakyat (Prowitra) pada Selasa, 29 Juli 2025. Hingga kini, proses validasi data penerima bantuan bibit sawit masih terus dilakukan oleh penyuluh pertanian lapangan.
Program ini akan mendistribusikan bibit sawit untuk lahan seluas 200 hektare, yang diperuntukkan bagi masyarakat dengan sejumlah kriteria. Calon penerima harus merupakan warga yang tidak memiliki kebun sawit, memiliki identitas yang valid, serta memiliki lahan maksimal satu hektare yang akan ditanami. Selain itu, penerima tidak boleh berstatus sebagai ASN, tenaga honorer, maupun perangkat desa di bawah naungan Pemkab Bungo.
Muhammad Hasbi menjelaskan, selain bibit, masyarakat juga akan menerima bantuan pupuk. Ia menegaskan bahwa proses validasi tidak boleh diintervensi oleh individu maupun kelompok tertentu. Data yang digunakan berasal dari para penyuluh pertanian, bukan dari data penerima bantuan sosial (bansos).
Penulis : Aga Prawira, Bungotv.









