Bungotv.co, Batanghari – Terkait dengan adanya kebijakan kenaikan tarif impor Amerika Serikat,Pemerintah Kabupaten Batanghari menyikapi bahwa kebijakan tersebut tidakterpengaruh terhadap perusahaan industri yang ada di wilayah setempat.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Kabupaten Batanghari, Ridwan Noor. Dirinya menyebutkan bahwa kebijakan kenaikan tarif impor Amerika Serikat tidak mempengaruhi industri yang ada di Batanghari karena kebanyakan industri menggunakan produk Cina yang merupakan produk bahan jadi.
Untuk diketahui, di Kabupaten Batanghari terdapat industri sebanyak 14 perusahaan kelapa sawit yang sampai saat ini masih terus berjalan. Akan tetapi, dalam beberapa bulan terakhir terdapat kendala seperti banjir dan dilakukan replanting.
Penulis : Agustian, Bungotv.









