Muara Bungo, Bungotv.co – Ancaman kabut asap mulai menjadi perhatian serius di Kabupaten Bungo. Dinas Kesehatan setempat mencatat jumlah kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) telah mencapai 4.900 kasus hingga Oktober 2026. Kelompok balita hingga lanjut usia (lansia) menjadi perhatian dalam upaya pencegahan dampak pencemaran udara.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo, dr. Safaruddin Matondang mengatakan jumlah kunjungan pasien harian mengalami kenaikan dan penurunan. Meski demikian, upaya pencegahan terus dilakukan untuk mengantisipasi bertambahnya kasus gangguan pernapasan di tengah kondisi kabut asap.
“Angkanya fluktuatif, kadang 90,” ujarnya.
Menurut Safaruddin, jajaran puskesmas di berbagai wilayah juga aktif melakukan penyisiran atau sweeping serta memberikan imbauan langsung kepada masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang rentan terdampak pencemaran udara.
Dari ribuan kasus yang tercatat, keluhan ISPA ringan menjadi jenis kasus yang paling banyak ditemukan. Kendati demikian, masyarakat tetap diminta tidak mengabaikan gejala gangguan pernapasan yang muncul.
“rata-rata ISPA ringan,” katanya.
Safaruddin menjelaskan ISPA dapat dialami berbagai kelompok usia. Namun, balita dan lansia perlu mendapat perhatian karena termasuk kelompok yang rentan mengalami gangguan kesehatan akibat paparan udara yang buruk.
Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo terus mendorong upaya pencegahan melalui sosialisasi kepada masyarakat. Pembagian masker juga dilakukan untuk membantu mengurangi paparan debu dan partikel pencemar udara.
Masyarakat diimbau membatasi aktivitas di luar ruangan ketika kabut asap semakin pekat. Penggunaan masker yang sesuai, menjaga kondisi tubuh, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami sesak napas atau keluhan yang memburuk menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan.
Reporter: Agustian











