Home / Nasional

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:33 WIB

Gempa Berkekuatan 7,7 Magnitudo Guncang NTT, BNPB Sebut Dua Orang Meninggal Dunia

Bungotv.co – Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8), menyebabkan dua orang meninggal dunia.

Jumlah korban masih dalam pendataan karena tim gabungan terus memverifikasi dampak gempa di lapangan.

Kabar mengenai korban jiwa disampaikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) setelah gempa mengguncang wilayah Nagekeo pada pagi hari.

Selain korban meninggal, BNPB masih melakukan pendataan untuk mengetahui dampak lain yang ditimbulkan gempa.

“Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia,” kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam keterangannya, Sabtu (15/8) pagi.

BNPB Masih Verifikasi Dampak Gempa

BNPB belum merinci identitas maupun kronologi dua korban yang meninggal dunia. Pendataan masih dilakukan oleh tim di lapangan untuk memastikan keseluruhan dampak akibat gempa.

Baco Jugo :   PLN Raih Penghargaan, Special Awards Inovator Energi Baru dan Terbarukan

Proses verifikasi diperlukan karena dampak gempa dapat tersebar di sejumlah wilayah yang berada di sekitar pusat guncangan.

BNPB menyatakan tim masih mengumpulkan informasi mengenai korban dan kerusakan yang terjadi setelah gempa.

BNPB dan BPBD Turun Tangani Dampak

BNPB bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagekeo dan unsur terkait terus melakukan koordinasi untuk menangani situasi pascagempa.

Koordinasi tersebut mencakup penanganan korban sekaligus upaya memastikan keselamatan masyarakat di wilayah yang terdampak.

“BNPB masih melakukan verifikasi dan pendataan lebih lanjut terkait jumlah korban dan dampak gempa melalui tim di lapangan,” demikian keterangan BNPB.

Tim gabungan juga terus memantau perkembangan situasi untuk mendapatkan gambaran lebih lengkap mengenai dampak gempa.

Gempa Picu Peringatan Tsunami

Gempa yang menimbulkan korban jiwa tersebut juga sempat memicu peringatan dini tsunami.

Baco Jugo :   Wawako Maulana Kunjungi Korban Kebakaran Di Kelurahan Payo Lebar

BMKG kemudian menyatakan peringatan tsunami telah berakhir setelah melakukan pemantauan terhadap kondisi gelombang di sejumlah wilayah.

Sebelumnya, gelombang tsunami terdeteksi di beberapa daerah, termasuk Maurole, Sikka, Labuan Bajo, Flores Timur, hingga wilayah di luar NTT.

Di Maurole, gelombang tercatat mencapai 0,94 meter. Sementara gelombang juga terdeteksi di Labuan Bajo sebesar 0,36 meter, Kawapante 0,38 meter, Flores Timur 0,25 meter, dan Bakalang 0,14 meter.

Gelombang bahkan terpantau hingga Baubau, Sulawesi Tenggara, sebesar 0,30 meter serta Bulukumba, Sulawesi Selatan, sebesar 0,54 meter.

Meski peringatan tsunami telah dicabut, penanganan dampak gempa di Nagekeo masih berlangsung.

Dua korban meninggal dunia telah dilaporkan, sementara jumlah korban dan kerusakan lainnya masih menunggu hasil verifikasi BNPB dan tim di lapangan.

Sumber: JawaPos

Share :

Baca Juga

Jambi

Udara Mulai Berasap, IJTI Pengda Jambi dan Adya Group Bagikan Ribuan Masker Gratis

Jambi

Gubernur Al Haris Hadiri Paripurna Istimewa Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden

Jambi

Gubernur Al Haris Ajak Warga Gelar Salat Istisqa

Jambi

Kapolda Jambi Bersama Satgas Karhutla Pantau Langsung Kebakaran Lahan Gambut

Jambi

Gubernur Al Haris Dorong Turnamen Padel Berkelanjutan Jadi Ruang Prestasi dan Kebersamaan

Jambi

Keluarga Besar PWI Jambi Berduka, Hery Rawas Mantan Sekretaris PWI Jambi Tutup Usia

Jambi

Gubernur Jambi Al Haris Perjuangkan Kepastian Gaji dan Nasib Pegawai P3K

Jambi

Gubernur Al Haris Pastikan Kesiapan Presisi Merdeka Run 2026