MUARA BUNGO, Bungotv.co – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bungo mengimbau masyarakat untuk menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai langkah pencegahan penyebaran Hanta Virus. Meski hingga saat ini belum ditemukan kasus di Kabupaten Bungo, kewaspadaan masyarakat dinilai tetap perlu ditingkatkan.
Kepala Dinkes Bungo, dr. Safarudin Matondang (16/06) mengatakan Hanta Virus merupakan penyakit yang dapat menular dari tikus kepada manusia. “Penularan dapat terjadi melalui kontak dengan kotoran, urine, air liur, maupun gigitan tikus yang terinfeksi virus tersebut,” jelasnya.
Menurut dia, Hanta Virus telah ditemukan di berbagai negara sehingga masyarakat perlu memahami cara pencegahannya sejak dini. Karena itu, Dinas Kesehatan terus mengedukasi masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi risiko kontak dengan hewan pengerat.
Safarudin menegaskan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan adanya kasus Hanta Virus di Kabupaten Bungo. Namun, kondisi tersebut tidak boleh membuat masyarakat lengah terhadap ancaman penyakit yang ditularkan tikus.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat, menjaga kebersihan rumah, lingkungan sekitar, serta memastikan makanan tersimpan dengan baik agar tidak terkontaminasi tikus,” ujarnya.
Selain menjaga kebersihan lingkungan, masyarakat juga diminta untuk rutin membersihkan area yang berpotensi menjadi sarang tikus, termasuk gudang, dapur, dan tempat penyimpanan barang.
Dinas Kesehatan juga mengingatkan masyarakat agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti demam, nyeri otot, atau keluhan kesehatan lainnya setelah terpapar lingkungan yang berisiko.
Safarudin menambahkan, penerapan PHBS tidak hanya efektif mencegah Hanta Virus, tetapi juga berbagai penyakit menular lainnya. Karena itu, kebiasaan hidup bersih dan sehat perlu menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.
Penulis: Aga Prawira









