Bungotv.co, Jambi – Apel kesiapsiagaan ini diikuti oleh berbagai unsur pemerintah dan lembaga terkait, di antaranya Ketua DPRD Provinsi Jambi, Wakil Bupati Muaro Jambi, Danrem 042/Gapu, kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi, serta unsur TNI/Polri. Selain itu, apel juga diikuti oleh BPBD, Manggala Agni, Damkar, relawan, dan Masyarakat Peduli Api (MPA).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya terpadu dalam meningkatkan kesiapan daerah menghadapi ancaman bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan yang menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Gubernur Al Haris menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya apel kesiapsiagaan yang dipimpin langsung oleh Pangdam XX/TIB. Ia menilai kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mengantisipasi potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Lebih lanjut, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa seluruh aparatur dan tim di lapangan harus siap siaga dan mampu bergerak cepat apabila terjadi bencana di wilayah masing-masing.
Gubernur Al Haris juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam pencegahan karhutla. Edukasi dan sosialisasi terus dilakukan agar masyarakat tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Pemerintah daerah juga terus memperkuat peran Desa Tangguh Bencana dan kelompok Masyarakat Peduli Api di wilayah-wilayah rawan.
Sementara itu, Pangdam XX/TIB Mayjen TNI Arief Gajah Mada dalam arahannya menegaskan pentingnya latihan kesiapsiagaan ini untuk meningkatkan kemampuan teknis dan koordinasi antarsatuan tugas (Satgas) dalam menghadapi potensi bencana karhutla di wilayah Jambi.
Penulis : Reza Fender Rizki, Bungotv.









