Bungov.co, Muara Bungo – Rumah Sakit (RS) Jabal Rahmah Bungo diduga menolak pasien peserta BPJS Kesehatan. Imam, ayah dari pasien bernama Oemar mengaku kecewa terhadap perlakuan yang diterimanya dari pihak rumah sakit.
Kejadian bermula pada Jumat dini hari (11/07/2025) sekitar pukul 03.00 WIB, ketika anaknya mengalami demam tinggi dan langsung dilarikan ke RS Jabal Rahmah menggunakan layanan BPJS Kesehatan.
Namun, menurut Imam saat tiba di rumah sakit petugas menyarankan agar Oemar cukup menjalani pengobatan rawat jalan. Pihak keluarga pun mengikuti saran tersebut.
Sayangnya, kondisi Oemar justru memburuk setelah pulang ke rumah. Imam pun kembali membawa anaknya ke RS Jabal Rahmah untuk mendapatkan penanganan rawat inap. Ironisnya, menurut Imam pihak rumah sakit bahkan menyarankan agar pasien dirujuk ke rumah sakit lain, dengan alasan kekhawatiran pihak BPJS tidak akan membayar klaim mereka.
“Saya kecewa, Saya membawa anak saya kembali karena kesehatannya memburuk. Mau rawat inap, malah ditolak karena pihak rumah sakit takut tidak bisa klaim ke BPJS,” ujar Imam saat dikonfirmasi pada Senin (14/07/2025).
Pihak media berusaha meminta konfirmasi kepada pihak rumah sakit Jabal Rahmah, namun pihak rumah sakit hanya memberikan jawaban pihaknya akan mengevaluasi ke internal terlebih dahulu. “Nanti kami akan memberikan klarifikasi terkait kasus tersebut,” kata salah satu pegawai rumah sakit.
Disisi lain, BPJS Kesehatan Kabupaten Bungo berdalih bahwa pihaknya akan berkordinasi dengan pihak rumah sakit terkait masalah ini. BPJS Kesehatan menyatakan bahwa terkait klaim akan dilaksanakan sesuai mekanisme yang ada sehingga pihak rumah sakit tidak perlu ada rasa kehawatirran pihaknya tidak akan membayar kliam terebut.(adm)









