Bungotv.co, Sarolangun – Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP-PKK Sarolangun/Bunda PAUD Kabupaten Sarolangun Ny. Hj. Risha Fitria Hurmin, Pj. Sekda Sarolangun Ir. Dedy Hendry, M.Si., Ketua DWP Sarolangun Ny. Ratna Dewi Dedy Hendry, kepala OPD terkait, kepala sekolah SD dan SMP se-Kabupaten Sarolangun.
Launching tersebut ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Sarolangun H. Hurmin serta penandatanganan komitmen bersama dalam SPMB tingkat PAUD, SD, dan SMP yang berjalan dengan lancar.
Bupati Sarolangun Hurmin dalam arahannya mengatakan bahwa melalui SPMB ini diharapkan ke depan tidak ada lagi sekolah yang kekurangan siswa sehingga kualitas pendidikan dapat merata dan terjamin.
Hurmin juga mengaku banyak menerima laporan adanya permasalahan para orang tua yang mengeluhkan tidak bisa memasukkan anaknya ke sekolah padahal lokasinya sama dengan tempat tinggal atau alamatnya.
Menurutnya, hal itu akibat kurangnya koordinasi sehingga ini harus jadi bahan masukan untuk dikaji dan tidak terulang pada saat SPMB tahun 2025 ini.

Hurmin juga menjelaskan, SPMB merupakan proses seleksi masuk bagi calon siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi mulai dari tingkat SD, SMP, SMK secara terstruktur, transparan, dan berkeadilan. Hurmin juga meminta kepada segenap para guru ke depannya untuk melaksanakan tugas pembelajaran ini dengan tulus dan ikhlas untuk mengajar para peserta didik.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sarolangun Hurmin beserta jajaran juga melakukan peninjauan simulasi dalam SPMB tingkat SMP Negeri 17 Sarolangun yang berjalan dengan lancar.
Penulis : Zarkoni Lambar, Bungotv.








