Bungotv.co, Merangin – Cara ini dilakukan oleh mereka karena terpaksa. Saat itu, sekolah tempat para guru mengajar akan melaksanakan ujian, dan lembaran ujian masih berada di tangan mereka.
Selain karena jalan alternatif dalam kondisi berlumpur dan licin, saat itu juga tidak ada perahu yang bisa digunakan untuk menyeberangi sungai. Sementara jadwal ujian sudah hampir dimulai.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh salah seorang guru yang sempat viral akibat aksinya itu, saat bertemu Bupati Merangin, H. Muhammad Syukur, yang memantau jembatan gantung.
Guru tersebut juga menambahkan bahwa aksi mereka tidak bermaksud menyudutkan pemerintah atau pihak mana pun. Hal ini dilakukan semata-mata demi kelancaran siswa mereka mengikuti ujian.
Penulis : Basarudin, Bungotv.









