Home / Ekonomi / Sungai Penuh

Kamis, 19 Desember 2024 - 18:10 WIB

Jelang Natal Dan Tahun Baru, Harga Beras Di Pasar Tanjung Bajure Turun

Bungotv.co, Sungai Penuh – Jelang pelaksanaan Natal dan Tahun Baru 2025, harga beras di Pasar Tanjung Bajure, Kota Sungai Penuh, mengalami penurunan dibandingkan dengan harga hari biasa. Beras jenis Ciwilis yang sebelumnya dijual dengan harga 220 ribu rupiah per kaleng (16 kg), kini turun menjadi 210 ribu rupiah. Sementara itu, beras Pandan Wangi yang sebelumnya dijual dengan harga 250 ribu rupiah per kaleng, kini turun menjadi 240 ribu rupiah per kaleng. Sedangkan harga beras jenis Kusut sebelumnya dijual dengan harga 260 ribu rupiah per kaleng, kini turun menjadi 250 ribu rupiah per kaleng.

Baco Jugo :   Gerakan Tanam Cepat Panen: PJ Bupati Sarolangun Bachril Bakri Panen Cabe Merah di Desa Payo Lebar

Salah seorang pedagang, Haris, mengatakan bahwa penurunan harga beras sudah terjadi sejak dua pekan yang lalu. Meski terjadi penurunan, daya beli masyarakat jelang Natal dan Tahun Baru relatif stabil. Haris juga menambahkan bahwa stok beras yang ada di Pasar Tanjung Bajure, Kota Sungai Penuh, didatangkan dari hasil pertanian petani dari Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Jika terjadi melimpahnya stok beras, harga beras pun dapat mengalami penurunan.

Baco Jugo :   BRI Link di Jalinsum Bungo Dirampok, Korban Alami Kerugian Rp140 Juta dan Luka Fisik

Penulis : Edward Pradana, BungoTv.

Share :

Baca Juga

Sungai Penuh

Pelayanan RSUD Mayjend H.A. Thalib Sungai Penuh Disorot, Pemerintah Daerah Mulai Lakukan Pembenahan Total

Sungai Penuh

Ledakan Terjadi Saat Bongkar Muat Tabung Gas 12 Kg

Sungai Penuh

DPRD Sungai Penuh Tegaskan Gaji PPPK Paruh Waktu Tidak Kurang dari UMR

Sungai Penuh

Besaran Insentif Tak Disebutkan, PPPK Sungai Penuh Tolak Tandatangan Kontrak

Sungai Penuh

Makan Bergizi Gratis, Gubernur Jambi Tinjau SPPG ke-5 Kota Sungai Penuh

Ekonomi

Kabar Pasar, Harga Cabai di Pasar Kuala Tungkal Alami Kenaikan

Ekonomi

Komoditas Pinang, Harga Pinang Turun di Angka 15 Ribu per Kilo

Bungo

Program Prowitra, Bukan Data Bansos, Calon Penerima Masih Proses Verifikasi