Bungotv.co, Tebo – Puluhan warga Desa Teluk Pandan Rambahan, Tebo, menyegel kantor desa setelah Kepala Desa (Kades) dan Sekretaris Desa (Sekdes) tidak dapat memberikan penjelasan mengenai Pendapatan Asli Desa (PAD). Rapat tertutup digelar pada Selasa sore, 8 Oktober, yang dihadiri oleh perwakilan Pemkab Tebo, Camat Tebo Ulu, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat, dan Kades Hamzah.
Rapat tersebut merupakan respon atas permintaan masyarakat untuk mendapatkan kejelasan terkait PAD. Masyarakat mengawal rapat dari luar ruangan di kawasan kantor camat.
Ketua BPD Teluk Pandan Rambahan, Jeskori, menyampaikan bahwa Kades Hamzah dan Sekdes Jamaludin setuju untuk mengundurkan diri. Pernyataan ini disambut tepuk tangan meriah dari warga.
“Ini surat pengunduran diri Bapak Hamzah sebagai Kades Teluk Pandan Rambahan,” ujar Jeskori.
Ia juga mengungkapkan empat poin alasan pengunduran diri Kades dan perangkatnya. Pertama, untuk menjaga situasi dan kondisi desa tetap kondusif tanpa terpengaruh tuduhan masyarakat. Kedua, masyarakat diminta untuk tidak lagi mempertanyakan atau mempermasalahkan keuangan desa yang lalu. Ketiga, kondisi harus tetap aman hingga penunjukan Kades baru. Terakhir, kantor desa harus segera dibuka untuk melanjutkan roda pemerintahan.
Kadis PMD Tebo, Abdul Malik, menambahkan bahwa selain Kades dan Sekdes, Kasi Pelayanan dan salah satu Kepala Dusun juga telah mundur dari jabatannya. Saat ini, Camat telah menunjuk pelaksana harian Kades, dan penyegelan kantor desa telah dicabut.
Sumber : https://jambitv.disway.id/









