Home / Jambi / Pemerintahan / Sosial

Rabu, 19 Juni 2024 - 13:36 WIB

Presiden Bersama Menteri Tinjau Pengendalian Banjir di Kawasan Kampung Nelayan Tambak Lorok Semarang, Jawa

Presiden Bersama Menteri Tinjau Pengendalian Banjir di Kawasan Kampung Nelayan Tambak Lorok Semarang, Jawa Tengah-Ist/ Jektvnews

Presiden Bersama Menteri Tinjau Pengendalian Banjir di Kawasan Kampung Nelayan Tambak Lorok Semarang, Jawa Tengah-Ist/ Jektvnews

Bungotv.co, Jambi – Setelah melaksanakan ibadah Salat Idul Adha, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan peninjauan pengendalian banjir dan rob tahap II dan Penataan Kawasan Kampung Nelayan Tambak Lorok di Semarang, Jawa Tengah, Senin (17/6).

“Panjang untuk tanggul robnya ini sepanjang 3,6 km. Saya kira dalam jangka 30 tahun minimal bisa menahan rob yang terjadi. Saat ini baru dibangun, nanti kalau sudah rampung di bulan Agustus ini baru terlihat efektivitasnya,” kata Presiden Jokowi.

“Kita lihat kalau sudah selesai efektivitas tanggulnya seperti apa. Nanti kalau memang baik, penataan kampung nelayan juga baik, akan kita jadikan duplikasi di daerah lain. Jadi paling tidak ada contohnya dulu,” tambah Presiden Jokowi.

Baco Jugo :   Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor, Realisasi Pemutihan Pajak Kendaraan Capai Rp 110 Miliar

“Untuk kawasan seluas 56 Ha ini, kita lakukan penataan kawasan serta pengendalian banjir dan rob. Kita bangun tanggulnya sepanjang 3,6 km dan saat ini sudah tertutup semua sehingga tidak akan ada lagi banjir dan rob yang masuk di kawasan Tambak Lorok ini,” kata Menteri Basuki.

Dalam sistem pengendalian banjir ini juga terdapat 2 kolam retensi/ tampungan yang memiliki luas 12,02 Ha dan 8,57 Ha. Masing-masing kolam retensi juga dilengkapi pompa berkapasitas 3 x 500 liter per detik.

“Seluruh progresnya sudah mencapai 85%. Nanti akan selesai semua pada Agustus 2024. Pembebasan lahannya dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang, dan pembangunan oleh Kementerian PUPR, jadi ada kolaborasi,” kata Menteri Basuki.

Baco Jugo :   Penjabat Bupati Sarolangun Langsung Turun Tangan

Menteri Basuki yakin pengendalian banjir dan rob di Kawasan Tambak Lorok Tahap II ini akan efektif dalam mengendalikan banjir dan rob yang ada di Semarang.

“Saya kira ini akan jadi percontohan seperti yang disampaikan Presiden Jokowi. Karena daerah di sepanjang Pantura ini perlu pananganan karena juga mengalami penurunan tanah (land subsidence), jadi tidak hanya Jakarta, tapi juga Tegal, Pekalongan, Demak, termasuk Semarang,” tutup Menteri Basuki.

Pada kesempatan tersebut Presiden Jokowi juga didampingi PJ Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana dan Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti.

Sumber: jektvnews.disway.id

Share :

Baca Juga

Jambi

Gubernur Al Haris Paparkan Rincian Dana Bantuan Pusat Untuk Penanganan Karhutla

Jambi

Angin Mengarah ke Jambi, Al Haris Sebut Kabut Asap Sulit Dikendalikan

Jambi

Pemprov Jambi Catat 871 Aset Tanah, Dua Lokasi Bersengketa

Jambi

Al Haris Minta OPD Tak Sekadar Kejar Serapan Anggaran, tapi Pastikan Dampaknya

Jambi

Al Haris Dorong FAHMI UMMI Perkuat Peran Perempuan dan Ketahanan Keluarga

Jambi

Nuzran Joher, Putra Sungai Penuh Resmi Dilantik Presiden Prabowo Sebagai Ketua Ombudsman RI

Jambi

Karhutla Jambi Masih Waspada, Tiga Titik Api dalam Penanganan

Jambi

Jurnalis Jambi Gelar Doa Untuk Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda