Bungotv.co, Batanghari – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batanghari menggelar rapat paripurna untuk penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap nota pengantar Rancangan Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) tahun 2025 hingga 2045. Dalam penyampaian ini, terdapat tujuh fraksi yang memberikan pandangan.
Rapat paripurna yang berlangsung pada Rabu siang, 18 September 2024, dibuka langsung oleh Ketua DPRD Rahmad Hasrofi, yang didampingi Wakil Ketua Muhammad Firdaus dan Sekretaris Dewan Muhammad Ali. Rapat ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Batanghari Bakhtiar, unsur Forkopimda, para kepala OPD, serta tamu undangan lainnya.
Fraksi NasDem, yang diwakili oleh Risno, menyatakan bahwa dalam RPJPD ini terbagi menjadi empat tahapan rencana pembangunan jangka menengah daerah selama lima tahun. Periode pertama (2025-2029) akan fokus pada penguatan fondasi ekosistem agribisnis berkelanjutan; periode kedua (2030-2034) diarahkan untuk percepatan dan pemerataan pembangunan ekosistem agribisnis; periode ketiga (2035-2039) berfokus pada pengembangan pusat agribisnis yang berdaya saing; dan periode keempat (2040-2045) akan memanfaatkan pusat agribisnis berkelanjutan. Tentu saja, Fraksi NasDem akan terus mendukung pemerintah daerah untuk mewujudkan pembangunan yang telah dirancang.
Sementara itu, Fraksi Golongan Karya, yang diwakili oleh Fernando Putra Rinaldhi, memberikan saran untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. Fraksi Golongan Karya mendorong agar pemerintah daerah memaksimalkan pemanfaatan potensi lokal yang terintegrasi dengan pelestarian lingkungan hidup sebagai faktor penting bagi kesehatan manusia. Dalam kesempatan ini, Fraksi Golongan Karya juga mengingatkan bahwa seiring perkembangan zaman dan kemajuan teknologi di era 5.0, akan banyak perubahan dalam kebutuhan ketenagakerjaan. Hal ini perlu diantisipasi dengan mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan memiliki daya saing dalam menghadapi globalisasi.
Penulis : Agustian, Bungotv.









