Bungotv.co, Muara Bungo – Duka menyelimuti Dusun Tapiandanto, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo. Seorang warga bernama Basri, 60 tahun, meninggal dunia terbakar di dalam rumahnya saat terjadi kebakaran, Senin 29/6/2026 sekitar pukul 17.30 WIB.
Korban ditemukan tewas di dalam rumahnya yang hangus dilalap api. Saat kejadian, Basri dalam kondisi sakit dan tidak bisa menyelamatkan diri.

Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan warga setempat, AF, peristiwa bermula ketika istri korban memanaskan air untuk minum menggunakan alat pemanas listrik.
“Pada hari Senin 29/6/2026 istri Basri memanasi air buat minum pakai alat pemanas elektronik dicolokan ke listrik. Setelah dicolok, istri korban keluar karena ada keperluan,” ungkap AF.
Tidak berselang lama, api tiba-tiba muncul dan membakar rumah. Saat itu korban yang sedang sakit berada di dalam rumah dan ikut menjadi korban kebakaran.
“Warga dengan peralatan seadanya berupaya memadamkan api. Namun apa daya, api sudah meluluhlantahkan semua rumah, satu penghuni, dan satu unit sepeda motor,” jelas AF.
Pemerintah Dusun Minta Bantuan Pemerintah
Datin Rio Tapiandanto, Yuliana, membenarkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Korban merupakan warga RT 04 Dusun Tapiandanto.
“Memang betul ada satu warga kami di RT 04 Tapiandanto yang meninggal terbakar akibat rumahnya terbakar pada hari ini Senin 29/6/2026 jam 17.30 WIB,” kata Yuliana.
Ia menyebut kejadian ini sangat memilukan bagi seluruh warga. Pihaknya bersama masyarakat sempat berusaha memadamkan api, namun tidak berhasil karena keterbatasan peralatan.
“Ini sangat pilu sekali bagi kami warga Tapiandanto. Kami sangat berharap bantuan dari pemerintah untuk korban yang dilanda musibah. Tapi kami bersama warga berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun upaya tidak berhasil. Api meluluhlantahkan semua isi rumah dan satu orang korban,” tutur Yuliana.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran masih diduga berasal dari korsleting alat pemanas air yang ditinggalkan menyala.(azh)








