Tebo, Bungotv.co – Air Quality Monitoring System atau AQMS merupakan bantuan langsung dari Kementerian Lingkungan Hidup atau KLH, yang diterima Pemerintah Kabupaten Tebo sejak dua tahun lalu. Namun sayang, alat pemantau Indeks Standar Pencemaran Udara atau ISPU tersebut mengalami kerusakan saat proses pemasangan oleh pihak vendor.
Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Kabupaten Tebo, Deriansyah mengatakan, kerusakan terjadi saat alat dipasang di kawasan Rumah Dinas Bupati Tebo. Akibatnya, AQMS tersebut belum pernah digunakan untuk memantau kualitas udara di Kabupaten Tebo.
Dari enam parameter pengukur kualitas udara, satu parameter yaitu PM 10 tidak dapat digunakan sama sekali. Pihak dinas mengaku telah berulang kali menyampaikan laporan kerusakan, dengan laporan terakhir dikirimkan pada awal tahun 2026.
Tidak hanya Kabupaten Tebo, kerusakan serupa juga terjadi di Kabupaten Muaro Jambi yang sama-sama menerima bantuan AQMS dari pemerintah pusat. Sementara untuk proses perbaikan, pemerintah daerah masih harus menunggu komponen pengganti yang didatangkan dari luar negeri.
Hadianto, Tebo, Bungotv.









