Tanjung Jabung Barat, Bungotv.co – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menerjunkan tim khusus ke RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal untuk melakukan pemeriksaan mendalam. Langkah ini diambil menyusul kabar duka meninggalnya salah satu dokter internship, dr. Myta Aprilia Azmy, baru-baru ini.
Sebanyak tiga orang perwakilan dari Kemenkes RI tiba di lokasi untuk mengaudit sistem manajemen rumah sakit secara menyeluruh. Kehadiran mereka bertujuan memastikan standar operasional dan beban kerja di rumah sakit tersebut berjalan sesuai regulasi.
Dalam proses pemeriksaan ini, tim Kemenkes didampingi oleh pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Jambi serta perwakilan alumni Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri).
Audit tidak hanya menyasar dokumen administratif, tetapi juga melibatkan interaksi langsung dengan tenaga medis lainnya. Diketahui, tim juga melakukan pemeriksaan terhadap 16 dokter internship yang saat ini tengah menjalankan tugas di RSUD KH. Daud Arif.
Direktur RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal, Sahala Simatupang, mengonfirmasi adanya pemeriksaan tersebut. Ia menjelaskan bahwa fokus utama tim ahli meliputi evaluasi data kerja, sistem penugasan, serta pola manajemen internal rumah sakit.
“Kami kooperatif dalam proses ini. Terkait hasil akhir atau kesimpulan dari pemeriksaan tersebut, pihak rumah sakit masih menunggu rilis resmi dari tim Kemenkes RI,” ujar Sahala.
Hingga saat ini, proses investigasi masih terus berjalan. Awak media masih bersiaga di lokasi guna mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai penyebab pasti meninggalnya dr. Myta serta rekomendasi apa yang akan dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan terkait kasus ini.
Penulis : Ardyan Saputra, Bungotv.









