Muara Bungo, Bungotv.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bungo terus mengakselerasi program Cetak Sawah Rakyat sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan daerah. Saat ini, proyek yang bertujuan meningkatkan produktivitas beras tersebut telah memasuki tahapan finalisasi administrasi.
Perwakilan pihak berwenang, Ishak Rais, mengungkapkan bahwa proses persiapan kontrak kini sedang digodok oleh Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP) Palembang. Keterlibatan BPLIP Palembang ini dikarenakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut berkedudukan di sana.
“Pihak BPLIP sudah melakukan peninjauan langsung ke lapangan pada minggu lalu. Hal ini dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi sebelum pengerjaan fisik dimulai,” ujar Ishak Rais.
Ishak menambahkan, pihaknya menargetkan proses penandatanganan kontrak dengan pihak ketiga atau rekanan akan rampung dalam waktu dekat.
“Kami optimis proses administrasi ini selesai dalam satu hingga dua pekan ke depan, sehingga pengerjaan bisa segera dilakukan,” lanjutnya.
Program strategis ini akan menyasar lahan seluas 209 hektar yang tersebar di wilayah Kabupaten Bungo. Adapun sebaran lokasi lahan tersebut mencakup tiga kecamatan, yakni Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas, Kecamatan Jujuhan dan Kecamatan Jujuhan Ilir
Pemkab Bungo meyakini bahwa seluruh rangkaian proses, mulai dari administrasi hingga pengerjaan fisik di lapangan, akan berjalan sesuai target yang ditetapkan.
Melalui perluasan lahan pertanian produktif ini, pemerintah berharap hasil produksi beras lokal meningkat secara signifikan. Langkah ini dipandang sebagai fondasi kuat untuk mewujudkan swasembada pangan bagi masyarakat Kabupaten Bungo di masa depan.
Laporan: Agustian, Bungotv.









