Bungotv.co, Muaro Jambi – Tangis haru para pedagang kaki lima (PKL) mewarnai penertiban yang dilakukan Satpol PP Muaro Jambi di exit tol Sebapo. Petugas gabungan dari Satpol PP Kabupaten Muaro Jambi, Satpol PP Provinsi Jambi, dan Trantib Kecamatan Mestong menertibkan para pedagang di kawasan exit Tol Muaro Sebapo Bayung Lincir–Tempino, Desa Sebapo, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, beberapa hari lalu.
Penertiban ini dipimpin langsung oleh Kasatpol PP Kabupaten Muaro Jambi, Indra Gunawan, didampingi Kabid Penegakan Perda, Evirawati. Langkah ini dilakukan karena para pedagang tetap nekat berjualan di simpang sebidang jalan tol meskipun telah dilarang, dan keberadaan mereka kerap mengganggu ketertiban umum karena menyebabkan sopir truk batu bara berhenti dan memarkirkan kendaraannya di area tersebut.
Para pedagang, sebagian besar ibu-ibu, tampak sedih dan bahkan menangis saat lapak mereka ditertibkan. Meski sempat memprotes, petugas tetap mengangkut lapak dan barang dagangan mereka ke dalam mobil dinas.
Menurut Evirawati, sebelum dilakukan penertiban, pihaknya telah melayangkan surat imbauan kepada para pedagang agar tidak berjualan di kawasan tersebut. Namun, imbauan tersebut tidak diindahkan hingga batas waktu tujuh hari yang ditentukan. Barang dagangan yang ditertibkan dibawa ke Kantor Camat Mestong. Para PKL dapat mengambil kembali barang mereka dengan membuat surat pernyataan.
Penulis : Amrizal Fadli, Bungotv.








