Muara Bungo, Bungotv.co – Pemerintah Kabupaten Bungo resmi meluncurkan Gerakan Orang Tua Asuh sebagai upaya memperkuat kepedulian dan dukungan terhadap anak-anak yatim di daerah tersebut.
Program yang diluncurkan langsung Bupati Bungo Dedy Putra itu dikelola Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, serta Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P2KB dan P3A) Kabupaten Bungo.
Gerakan tersebut menyasar anak yatim berusia 0 hingga 15 tahun atau sebelum memasuki akil baligh.
Pada tahap awal peluncuran, lebih dari 100 orang tua asuh telah terdaftar dan membuka rekening untuk menyalurkan bantuan kepada anak asuh. Setiap anak akan menerima bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan selama masa kontrak satu tahun.
Kontrak tersebut dapat diperpanjang sesuai kesepakatan dan keberlanjutan program.
Kepala Dinsos P2KB dan P3A Kabupaten Bungo Zainuddin mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun pemerintah daerah, terdapat sekitar 1.700 anak yatim di Kabupaten Bungo.
Karena itu, pemerintah daerah berupaya memperluas keterlibatan berbagai pihak untuk mendukung program tersebut. Mulai dari instansi pemerintah, pihak swasta hingga masyarakat yang memiliki kemampuan untuk menjadi orang tua asuh.
“Harapannya, minimal satu orang dapat menjadi orang tua asuh bagi satu anak yatim,” kata Zainuddin.
Menurutnya, keterlibatan lebih banyak orang tua asuh diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan anak-anak yatim sekaligus memastikan mereka memperoleh dukungan dan pengasuhan yang lebih baik.
Program ini juga diharapkan tidak berhenti pada bantuan finansial. Lebih jauh, Gerakan Orang Tua Asuh diarahkan untuk membangun kepedulian bersama terhadap keberlangsungan pendidikan, pengasuhan dan masa depan anak-anak yatim di Kabupaten Bungo.
Peluncuran Gerakan Orang Tua Asuh digelar dalam rangkaian kegiatan Bungo Berkilau Haji di Masjid Agung Al-Mubarak Muara Bungo.
Kegiatan tersebut turut dirangkai dengan peluncuran Gerakan Literasi Al-Qur’an serta tausiah akbar bersama dai nasional Ustadz Hilman Fauzi.
Melalui gerakan tersebut, Pemkab Bungo berharap semakin banyak masyarakat, dunia usaha dan berbagai lembaga ikut mengambil bagian dalam memberikan perhatian kepada anak-anak yatim.
Dengan demikian, sekitar 1.700 anak yatim yang terdata di Kabupaten Bungo secara bertahap dapat memperoleh dukungan untuk tumbuh dan menatap masa depan yang lebih baik.
Reporter: Agustian









