JAMBI, Bungotv.co – Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Jambi memperingati Hari Adat Melayu Jambi ke-748 tahun pada Selasa (16/06) pagi. Kegiatan yang bertepatan dengan 1 Muharram 1448 Hijriah tersebut berlangsung di Balairung Sari, Gedung LAM Provinsi Jambi.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Hijrah Adat Kembali ke Jati Diri, Teguh Menjaga Maruah”. Acara dihadiri Ketua MUI Provinsi Jambi, Direktur Bank Jambi, perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, ketua LAM kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, serta perwakilan LAM Pusat.
Al Haris: Adat Melayu Jambi Berlandaskan Nilai Islam
Dalam sambutannya Al Haris menegaskan bahwa adat Melayu Jambi memiliki keterkaitan yang erat dengan nilai-nilai Islam. Yang telah menjadi pedoman masyarakat Melayu sejak dahulu.
Menurut Al Haris, kekuatan adat Melayu Jambi terletak pada nilai keagamaan yang menjadi landasan dalam kehidupan bermasyarakat. Hal itu tercermin dalam falsafah Melayu Jambi, “Adat bersendikan syara’, syara’ bersendikan Kitabullah, syara’ mengato, adat memakai.”
Al Haris menilai adat harus mampu memperkuat akhlak, mempererat persaudaraan, dan menjaga marwah masyarakat Melayu Jambi di tengah perkembangan zaman yang terus berubah.
Dorong Penyusunan Kamus Adat Melayu Jambi
Pada kesempatan tersebut, Al Haris juga mendorong pengurus LAM Provinsi Jambi untuk menyusun kamus bahasa dan istilah adat Melayu Jambi.
Menurutnya, kamus tersebut akan menjadi salah satu langkah penting dalam melestarikan warisan budaya daerah. Sekaligus menjadi referensi bagi generasi muda untuk memahami nilai-nilai adat yang menjadi identitas masyarakat Jambi.
Al Haris berharap penyusunan kamus adat dan bahasa Melayu Jambi dapat memperkuat pengembangan kebudayaan daerah. Selain itu dapat meningkatkan eksistensi adat Melayu Jambi di tingkat nasional.
Penulis: Reza









