Batang Hari, Bungotv.co – Operasi Ketupat 1447 Hijriah tahun 2026 telah berakhir pada 25 Maret 2026 lalu. Dari hasil pendataan Satuan Lalu Lintas Polres Batang Hari, selama operasi berlangsung pihak kepolisian mendapati dua kejadian kecelakaan lalu lintas dan satu orang korban meninggal dunia.
Kasat Lantas Polres Batanghari, AKP Agung Prasetyo, mengatakan dua kasus kecelakaan tersebut terjadi di wilayah Sungai Rengas dan Jalan Ness, dengan melibatkan kendaraan roda empat dan roda dua. Penyebab utama rata-rata dikarenakan human error.
Melihat kejadian itu, Satlantas Polres Batang Hari akan terus melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan atau KRYD, terutama di empat titik rawan kecelakaan seperti di arah Muara Tembesi menuju Sumbar, Muara Tembesi menuju Sarolangun, Pemayung menuju Muara Bulian, dan Jalan Ness. Para pengendara juga diimbau untuk beristirahat saat lelah, serta memastikan kendaraan dalam kondisi baik dan aman.

“Dua kasus kecelakaan tersebut terjadi di wilayah Sungai Rengas dan Jalan Ness yang melibatkan kendaraan roda empat dan roda dua, dengan penyebab utama rata-rata dikarenakan human error. Melihat kejadian tersebut, kami dari Satlantas Polres Batang Hari akan terus melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan atau KRYD, terutama di empat titik rawan kecelakaan seperti di arah Muara Tembesi menuju Sumbar, Muara Tembesi menuju Sarolangun, Pemayung menuju Muara Bulian, dan Jalan Ness. Kami juga mengimbau para pengendara untuk beristirahat saat lelah serta memastikan kendaraan dalam kondisi baik dan aman,” ujar Agung Prasetyo.
Penulis: Agustian, Bungotv.









