Muara Bungo, Bungotv.co – Pasca-perayaan Idul Adha 1447 Hijriah, harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional terpantau masih melonjak tinggi.
Menurut penuturan para pedagang di pasar, lonjakan harga ini dipicu oleh menipisnya pasokan barang dari tingkat petani karena sebagian besar lahan belum memasuki masa panen. Kondisi ini diperparah oleh melonjaknya permintaan konsumen yang membutuhkan cabai dalam jumlah besar untuk mengolah daging kurban.
“Kenaikan harga ini dipicu oleh kelangkaan pasok barang di tingkat petani yang sebagian besar belum memasuki masa panen. Di sisi lain, tingginya permintaan masyarakat, terutama untuk keperluan pengolahan daging kurban, membuat harga semakin melonjak,” ujar salah satu pedagang di pasar tradisional.
Selain cabai rawit, tren kenaikan harga juga diikuti oleh komoditas bumbu dapur lainnya. Harga bawang merah terpantau ikut merangkak naik cukup tajam, dari harga normal Rp40.000 kini bertengger di angka Rp50.000 per kilogram.
Para pedagang memprediksi ketidakstabilan harga pangan ini bersifat sementara dan diperkirakan baru akan kembali berangsur normal dalam satu pekan ke depan seiring dengan kembali lancarnya pasokan dari petani.
Agustian, Muara Bungo, Bungotv.









