Muara Bungo, Bungotv.co – Usai melakukan peninjauan langsung ke Pasar Atas Muara Bungo, Bupati Bungo bersama Wakil Direktur Perum Bulog memastikan stok beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan atau SPHP dalam kondisi aman. Tidak hanya stok, harga beras di pasaran pun saat ini terpantau masih di bawah harga eceran tertinggi.
Dalam kunjungannya ke Pasar Bungo, Bupati Bungo bersama Wakil Direktur Perum Bulog memastikan distribusi beras SPHP dari Bulog kepada para pedagang berjalan lancar dan tepat sasaran. Dari hasil pantauan, harga beras SPHP di pasaran saat ini dijual di kisaran Rp. 11.000 per kilogram. Harga ini berada di bawah harga eceran tertinggi atau HET yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp. 11.500 per kilogram.
Selain memastikan harga, Satgas Pangan juga terus melakukan pengawasan secara persuasif dan memberikan edukasi kepada pedagang agar tetap mengikuti aturan pemerintah. Saat ini, stok cadangan beras di Kabupaten Bungo terdata sebanyak 2000 ton. Jumlah tersebut diprediksi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tiga bulan ke depan atau hingga akhir tahun 2026.
“Kami memastikan distribusi beras SPHP dari Bulog kepada para pedagang berjalan lancar dan tepat sasaran. Dari hasil pantauan, harga beras SPHP di pasaran saat ini berada di kisaran Rp11.000 per kilogram, masih di bawah harga eceran tertinggi sebesar Rp11.500 per kilogram. Selain itu, Satgas Pangan juga terus melakukan pengawasan secara persuasif serta memberikan edukasi kepada pedagang agar tetap mengikuti aturan pemerintah. Saat ini, stok cadangan beras di Kabupaten Bungo mencapai sekitar 2.000 ton dan diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tiga bulan ke depan,” ujar Marga TaufiK.
Meski distribusi terkadang terkendala masalah teknis logistik, pemerintah menjamin pasokan akan tetap tersedia di pasaran untuk menjaga daya beli masyarakat dan menekan laju inflasi daerah.
Penulis: Ade R.A, Bungotv.









