Home / Batanghari

Rabu, 27 Agustus 2025 - 17:04 WIB

Waspada Penyakit Ngorok, Tujuh Ekor Kerbau Mati Akibat Terserang Penyakit SE

Bungotv.co, Batanghari Sebanyak tujuh ekor kerbau di Kabupaten Batanghari dilaporkan mati akibat diserang penyakit Septicaemia Epizootica atau SE. Penyakit tersebut merupakan penyakit hewan yang bersifat akut dan fatal.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Batanghari, Mulya Pane, mengatakan ada 30 ekor hewan di Desa Rambutan Masam yang terserang penyakit ngorok pada kerbau, yang disebabkan oleh bakteri Pasteurella multocida. Penyakit ini menyerang saluran pernapasan dan dapat menyebabkan kematian mendadak pada kerbau dan sapi.

Baco Jugo :   Pedagang Bendera Merah Putih Akui Sepi Pembeli
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Batanghari, Mulya Pane

Mulya Pane menambahkan, dari puluhan kerbau yang terserang tersebut, 23 ekor dipotong secara paksa dan 7 ekor mati. Untuk mencegah penyebarannya, Pemkab Batanghari secara intens melakukan vaksinasi serta mensosialisasikan kepada masyarakat, khususnya peternak, untuk rutin melakukan pembersihan kandang secara teratur dengan disinfektan.

Baco Jugo :   Program Ketahanan Pangan Nasional, Lahan Seluruh Polsek di Batanghari Akan Dijadikan Swasembada Pangan

Penulis : Agustian, Bungotv.

Share :

Baca Juga

Batanghari

Swasembada Pangan, Petani Pasar Terusan Lakukan Musim Tanam Dua Kali
work from home atau WFH

Batanghari

Pemkab Batang Hari Mulai Terapkan WFH Setiap Jumat

Batanghari

Cegah Tindak Kejahatan, Ratusan Warga Binaan Lapas Muara Bulian Digeledah dan Dites Urine

Batanghari

Perencanaan Penerapan WFH, Pemkab Batang Hari Masih Akan Kaji Perencanaan WFH

Batanghari

Dua Peserta dari Suku Anak Dalam Ikuti Seleksi Polri 2026.

Batanghari

Operasi Ketupat 2026, Satlantas Polres Batang Hari Catat Ada Dua Kasus Kecelakaan

Batanghari

Program Makan Bergizi Gratis, Enam Dapur MBG Sudah Beroperasi
Arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah di Batanghari

Batanghari

Pasca Libur Lebaran, Arus Balik Mulai Alami Peningkatan