Bungotv.co, Muaro Jambi – Usai unjuk rasa di depan Kejaksaan Negeri Muaro Jambi, ribuan petani kelapa sawit bergerak ke DPRD Kabupaten Muaro Jambi. Mereka menuntut pembentukan tim gabungan pencari fakta, penjelasan UU tata kelola kawasan hutan, pemetaan lahan masyarakat, dan klarifikasi tim satgas penertiban kawasan hutan.
Massa juga meminta revisi Perpres No. 5 Tahun 2025 dan menyatakan keberatan atas pembagian hasil antara petani dan PT Agrinas Palma Nusantara Persero (60 % petani, 40 % perusahaan). Perwakilan pendemo diterima oleh Wakil Ketua DPRD Wiranto dan anggota lainnya. Mereka berdialog terbuka, meluapkan keluhan karena kebun yang digarap puluhan tahun kini masuk peta kawasan hutan.

Wakil Ketua DPRD Wiranto menyampaikan akan menindaklanjuti tuntutan, berkoordinasi dengan Satgas PKH dan Kementerian Kehutanan. Ia menilai masalah timbul dari kurangnya sosialisasi oleh Satgas PKH. Aksi tersebut berjalan tertib dan massa bubar secara damai setelah dialog selesai.
Penulis : Amrizal Fadli, Bungotv.








