Bungotv.co, Batanghari – Konflik yang terjadi antara Iran dan Israel berpotensi berdampak pada sektor UMKM, terutama melalui kenaikan harga bahan baku akibat terganggunya rantai pasokan global. Selain itu, nilai tukar rupiah juga berisiko melemah, yang akan membuat harga barang impor menjadi lebih mahal.
Maryati, Kepala Bidang UKM Disdagkop Kabupaten Batanghari, menyampaikan bahwa dampak konflik ini berbeda-beda tergantung pada ketergantungan UMKM terhadap bahan baku impor atau pasar ekspor.
Namun, untuk wilayah Batanghari sendiri, dampak tidak dirasakan secara langsungĀ oleh pelaku UMKM, karena sebagian besar masih menggunakan produk lokal.
Maryati menambahkan, salah satu dampak lanjutan yang mungkin terjadi adalah kenaikan harga minyak dunia, mengingat wilayah konflik merupakan produsen utama minyak bumi. Hal ini dapat mempengaruhi harga bahan bakar dan komoditas impor, yang kemudian berdampak pada biaya produksi dan harga barang dalam negeri.
Penulis : Agustian, Bungotv.









