Muara Bungo, Bungotv.co – Suasana khidmat menyelimuti prosesi pengambilan sumpah aparatur sipil negara di bawah kitab suci. Bukan sekadar seremoni rutin, momentum ini menjadi pengingat kuat akan pentingnya integritas, di mana etika dan disiplin menjadi harga mati dalam menjalankan amanah publik.
Pengangkatan calon pegawai negeri sipil menjadi pegawai negeri sipil ditandai dengan prosesi pengambilan sumpah atau janji. Momen ini bukan hanya formalitas, tetapi juga simbol komitmen terhadap negara dan tanggung jawab sebagai aparatur sipil negara.
Bertempat di ruang pola Kantor Bupati Bungo, kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan dipimpin langsung oleh Bupati Bungo, H. Dedy Putra. Para PNS yang telah memenuhi syarat mengikuti prosesi ini sebagai bagian dari tahapan penting dalam perjalanan karier mereka.
Pengambilan sumpah ini menjadi penegasan komitmen untuk menjalankan tugas sesuai peraturan perundang-undangan, sekaligus menjaga integritas dalam setiap pelayanan kepada masyarakat.
Tak hanya itu, para peserta juga diingatkan untuk terus meningkatkan kompetensi dan kinerja, seiring dengan tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks. Pemerintah Kabupaten Bungo pun berkomitmen untuk terus membina dan mengembangkan kualitas aparatur, demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.
Salah satu PNS yang dilantik, M. Habibie, mengungkapkan rasa bahagia dan syukurnya setelah resmi menyandang status sebagai aparatur sipil negara. Ia menegaskan bahwa pencapaian ini diraih melalui proses panjang, hasil usaha sendiri, serta seleksi yang ketat dan transparan tanpa pungutan biaya, karena seluruh tahapan dilakukan secara online.
“M. Habibie mengungkapkan rasa bahagia dan syukurnya setelah resmi menyandang status sebagai aparatur sipil negara. Ia menegaskan bahwa pencapaian ini diraih melalui proses panjang, hasil usaha sendiri, serta seleksi yang ketat dan transparan tanpa pungutan biaya, karena seluruh tahapan dilakukan secara online,” ujar M. Habibie.
Penulis: Anisa, Bungotv.









