Bungotv.co, Muaro Jambi – Puluhan warga yang mayoritas merupakan petani ikan jaring apung menggelar aksi. Aksi tersebut dilakukan karena tongkang angkutan batubara kembali menabrak keramba jaring apung milik warga di Desa Pematang Jering, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi.
Setidaknya sekitar 18 keramba ikan milik warga hancur akibat dihantam tongkang. Kepala Desa Pematang Jering, Rasyid, mengatakan peristiwa yang terjadi pada Jumat malam itu menyebabkan kerugian petani hingga diperkirakan mencapai Rp500 juta. Kerugian tidak hanya berasal dari keramba yang rusak, tetapi juga dari ikan siap panen yang lepas ke Sungai Batanghari.
Para petani berharap aktivitas tongkang angkutan batubara dihentikan pada malam hari, karena insiden serupa sering terjadi pada waktu tersebut.
Petani ikan juga berharap kepada pemerintah agar di wilayah sungai yang terdapat keramba dibangun pos pemantau aktivitas angkutan batubara yang melintas. Sabtu siang, puluhan warga kembali menggelar aksi ke tongkang yang menabrak keramba sebagai bentuk protes. Mereka mendesak perusahaan untuk bertanggung jawab atas kerugian para petani.
Penulis : Amrizal Fadli, Bungotv.









