Bungotv.co, Muaro Jambi – Sebagai upaya pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Muaro Jambi, tim telah melakukan pemetaan daerah yang rawan terjadinya karhutla pada musim kemarau. Menghadapi bencana tahunan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muaro Jambi telah melakukan pemetaan kawasan rawan kebakaran.
Dari 11 kecamatan, terdapat 8 kecamatan yang rawan terjadi kebakaran, di antaranya Kecamatan Kumpeh, Kumpeh Ulu, Taman Rajo, Maro Sebo, kemudian Kecamatan Jaluko, Sekernan, Mestong, dan Kecamatan Sungai Gelam. Untuk itu, dihimbau kepada semua perusahaan di bidang perkebunan agar menyiagakan peralatan dan personel karhutla.
Plt Kalaksa BPBD Muaro Jambi, Alias, mengatakan terdapat 85 personel BPBD yang disiagakan dan dibantu oleh TNI–Polri serta Manggala Agni dalam pencegahan maupun penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan. Selain menyiagakan personel, pemerintah juga menyiagakan peralatan pemadam karhutla.
Muaro Jambi menjadi kabupaten pertama di Provinsi Jambi yang menetapkan status kesiapsiagaan bencana kebakaran hutan dan lahan tahun 2025. Tim Satgas Karhutla juga akan memastikan kesiapan perusahaan dalam menghadapi bencana tahunan pada musim kemarau.
Penulis : Amrizal Fadli, Bungotv.









