Home / Jambi / Sosial

Rabu, 3 Juli 2024 - 14:38 WIB

Tiga Daerah Pencatatan Inflasi di Provinsi Jambi Mengalami Deflasi pada Juni 2024

Agus Sudibyo Kepala BPS Provinsi Jambi-Jektvnews-

Agus Sudibyo Kepala BPS Provinsi Jambi-Jektvnews-

Bungotv.co, Kota Jambi  – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tiga daerah pencatatan inflasi di Provinsi JAMBI mengalami deflasi pada Juni 2024.

Kepala BPS Provinsi  Jambi Agus Sudibyo di  Jambi, pada Senin 01 Juli, mengatakan Provinsi Jambi mengalami deflasi pada Juni 2024 dibandingkan Mei 2024 sebesar 0,13 persen. Ketiga daerah pencatatan inflasi di Jambi mengalami deflasi secara bulan ke bulan pada Juni dibandingkan Mei.

BPS mencatat Kabupaten Kerinci mengalami deflasi sebesar 0,45 persen, Muaro Bungo sebesar 0,14 persen dan  Kota Jambi 0,04 persen.

Kondisi ini tetap harus diperhatikan oleh pemerintah setempat. Deflasi juga harus dikendalikan agar inflasi di Provinsi Jambi berada pada sasaran target 2,5 plus minus satu persen.

Adapun komoditas yang ikut menahan laju inflasi di Provinsi Jambi yaitu daging ayam ras sebesar 0,17 persen, bawang merah 0,16 persen, beras 0,06 persen, ikan serai 0,04 persen, kangkung 0,02 persen, tomat 0,02 persen, dan angkutan udara 0,02 persen.

Baco Jugo :   Pemkab Batanghari Progres Tanam Padi

Sementara itu, secara tahun ke tahun Provinsi  Jambi mengalami inflasi sebesar 3,34 persen pada Juni 2024. Penyumbang inflasi secara tahun ke tahun di  Jambi yaitu cabai merah sebesar 0,84 persen, beras sebesar 0,32 persen, bawang merah 0,24 persen, kentang 0,21 persen dan emas perhiasan 0,20 persen.

“Provinsi Jambi mengalami deflasi yang cukup dalam ya. Sebesar 0,13 atau deflasi negatif sebesar 0,13 jadi deflasi ini lebih besar dibandingkan dengan deflasinya nasional tadi pagi ya 0,8. Nah deflasi ini menjadi sinyal yang menggembirakan asal jangan deflasi berturut-turut selama 4 bulan,” ujar Agus Sudibyo, Kepala BPS Provinsi Jambi, Senin (1/7).

Baco Jugo :   Wako Fasha Hadiri Pesta Rakyat Kota Jambi

Tapi kalau kita lihat kumulatifnya inflasi sampai dengan tahun Kalender itu 1,74 ini artinya terjaga menurut kriteria Bank Indonesia 2,51 ya. Dan mudah-mudahan kita bisa menjaga ini, sehingga nanti di akhir tahun kita ada di rentang 1,5 sampai eh 3,5 dengan inflasi di rentang itu 1, sampai 3. Tadi saya sampaikan bahwa perekonomian masih tumbuh daya beli masyarakat juga masih terjaga jadi teman-teman Bank Indonesia itu mengawal di rentang 2,5 plus 1. Jadi kalau deflasi terus sudah tidak butuh inflasi terus juga tidak bagus,” jelasnya.

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberikan andil sebesar 2,28 persen pada inflasi tahun ke tahun di  Jambi

Sumber : jektvnews.disway.id

Share :

Baca Juga

Bencana

Kebakaran Lahan, Puluhan Hektar Lahan di Talang Duku Terbakar

Jambi

TOP GPR Figure Award 2024, Al Haris Terima Penghargaan TOP GPR Figure Award 2024

Bungo

SDN di Perbatasan Bungo Semakin Sepi Peminat Hanya ada 2 Siswa Baru, Warga Lebih Memilih Sekolah di Dhamasraya

Batanghari

Musim Tanam Padi Sawah, Bupati Batanghari Hadiri Acara Sedekah Bubur di Desa Terusan

Kota Jambi

Konflik PPDB, Dewan Nilai Mekanisme PPDB Kurang Tepat 

Bencana

Kasus Karhutla, 5 Hektar Lahan Sawit Warga Terbakar

Batanghari

Penyesuaian Masa Jabatan BPD, Bupati Fadhil Arief Lantik dan Ambil Sumpah Janji Anggota BPD

Hukum

Konflik Lahan Koperasi, Konflik Masih Berlanjut, Petani Dihalangi Beraktivitas